Bantah Isu Retak, Bupati TTS Sebut Pengisian Jabatan Lowong Menuggu Izin Kemendagri

Bantah isu retak, Bupati TTS sebut pengisian jabatan lowong menuggu izin Kemendagri

Bantah Isu Retak, Bupati TTS Sebut Pengisian Jabatan Lowong Menuggu Izin Kemendagri
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

Bantah isu retak, Bupati TTS sebut pengisian jabatan lowong menuggu izin Kemendagri

POS-KUPANG.COM | SOE - Bupati TTS Egusem Piether Tahun membantah isu retak hubungan dirinya dan Wakil Bupati TTS Jhony Army Konay.

Isu retak hubungan dua petinggi di Kabupaten TTS ini mulai berhembus pasca beredar informasi pembatalan pelantikan pejabat eselon III dan IV lingkup Pemkab TTS.

Bupati Tahun yang dikonfirmasi melalui telepon selulerenya, Senin (10/6/2019) mengatakan, isu keretakan hubungan tersebut sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang tak senang melihat keharmonisan hubungannya dengan Wabup Army.

Jalan Buruk Harga Cengkeh di Nagekeo Tak Seharum Aromanya

Ia dengan tegas menyebut hubungan dengan Wabup Army baik-baik saja. Terkait informasi pembatalan pelantikan pejabat eselon III dan IV guna mengisi jabatan yang kosong, Bupati Tahun juga membantah hal tersebut. Ia menjelaskan jika pelantikan pejabat eselon III dan IV masih menunggu izin atau persetujuan dari Kementerian dalam negeri.

"Isu tersebut dihembuskan oleh orang-orang yang tidak senang melihat saya dan pak Army baik-baik saja. Saya dan Pak Army saat ini fokus untuk memenuhi janji kampanye kami. Kalau untuk issue seperti itu kami tidak terlalu gubris," ungkap Bupati Tahun.

Seusai Libur Lebaran, Hampir Semua ASN di TTU Masuk Kerja pada Hari Pertama

Terkait pengisian pejabat eselon III dan IV, Bupati Tahun menjelaskan karena masih di bawah enam bulan memimpin Kabupaten TTS, kewenangan bupati hanya terbatas untuk mengisi jabatan yang kosong dan dinilai strategis. Itu pun melalui izin atau persetujuan kementerian dalam negeri.

Ia menyebut ada belasan jabatan eselon III dan IV yang saat ini kosong dan hendak diisi tetapi menunggu persetujuan Kementerian dalam negeri untuk pelantikannya. Untuk nama-nama yang mengisi pos jabatan yang kosong, Bupati Tahun mengaku sudah mengantongi nama-namanya.

"Kalau isu bilang batal dilantik itu tidak tepat. Yang benar belum dilantik karena menunggu ijin atau persetujuan dari kementerian dalam negeri. Kalau sudah ada ijinnya pasti kita lantik. Nama-nama pejabatnya sudah ada," jelasnya.

Para pejabat yang telah dikantongi namanya tersebut lanjut Bupati Tahun sudah melalui pertimbangan kepangkatan dan melihat trek rekornya.

"Kita isi dengan orang-orang yang pantas dan layak untuk membantu saya dan pak Army dalam melaksanakan program-program kami," sebutnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved