Mau Tahu Perkembangan Kasus Buang Bayi di Kali Wae Ces, Ruteng? Ini Penjelasan Kapolres Manggarai

Mau Tahu Perkembangan Kasus buang bayi di Kali Wae Ces, Ruteng? Ini Penjelasan Kapolres Manggarai

Mau Tahu Perkembangan Kasus Buang Bayi di Kali Wae Ces, Ruteng? Ini Penjelasan Kapolres Manggarai
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Kapolres manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK 

Mau Tahu Perkembangan Kasus buang bayi di Kali Wae Ces, Ruteng? Ini Penjelasan Kapolres Manggarai

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Aparat Polres Manggarai masih terus menyelidiki pelaku buang bayi di Kali Wae Ces, Kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai.

"Pelakunya masih diselidiki. Penyidik masih bekerja. Kami mengharapkan masyarakat bisa membantu polisi mengungkap siapa pelakunya. Yang jelas polisi akan bekerja mengungkap pelakunya," kata Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di Ruteng, Jumat (7/6/2019) pagi.

Warga Desa Benteng Wunis Belum Menikmati Listrik

Ia menjelaskan, saksi yang menemukan jasad bayi telah diperiksa dan tidak mengetahui siapa pelakunya.

Namun penyidik masih terus mengumpulkan bahan dan keterangan dari saksi-saksi agar kasusnya bisa terungkap.

Dalam kasus ini, ujar Daniel, Tim Polres Manggarai telah melakukan langkah penanganan atas penemuan jasad bayi di Kali Wae Ces, Kota Ruteng usai mendapat laporan dari warga, Sabtu (25/5/2019) sore.

Rayakan Idul Fitri 2019 Djafar Achmad Mengenang Marsel Petu

Yang mana ungkap Daniel, pada Sabtu tanggal 25 Mei 2019 sekitar pukul 16.00 wita telah ditemukan sesosok mayat bayi di selokan kali Wae Ces tepatnya di belakang SMK Sadar Wisata Ruteng, Kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh pekerja proyek bangunan SMK bernama Feribertus Go (32), warga Ngencung, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong dan Staf pengajar SMK Sadar Wisata Ruteng, Laurensius Mado Watu (32), warga Kelurahan Bangka Nekang.

Kejadian penemuan bermula dari pukul 15.00 saudara Feribertus dan Laurensius mau membersihkan selokan di sekitar TKP dalam rangka persiapan acara peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas SMK Sadar Wisata Ruteng yang akan dilaksanakan pada Senin (27/5/2019). Saat sedang membersihkan sampah dari dalam selokan keduanya melihat ada sesuatu yang menyerupai boneka bayi diantara tumpukan sampah namun hal tersebut masih membuat mereka penasaran sehingga saudara Feribertus turun ke selokan untuk memastikannya.

Setelah melihat lebih dekat barulah dipastikan bahwa benda yang awalnya dikira boneka bayi ternyata adalah sesosok mayat bayi.

Ia menjelaskan, jasad bayi tersebut ditemukan dalam keadaan tidak utuh.

Yang mana bagian kaki kanan telah terpisah dengan badan masih berdarah dan mengeluarkan bau tak sedap dan setelah dilakukan penyisiran, ditemukan potongan kaki kanan dengan jarak 3,90 meter dari TKP awal tempat ditemukan mayat bayi tersebut.

"Pada pukul 16.30 wita, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Manggarai bersama piket fungsi mendatangi TKP dan melakukan olah TKP selanjutnya membawa mayat bayi tersebut ke ruang mayat RSUD dr. Ben Mboi Ruteng," jelas Daniel. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved