Diancam Trump, Meksiko Kirim 6.000 Pasukan Tangkal Migran ke Guatemala

Diancam Donald Trump, Meksiko Kirim 6.000 Pasukan Tangkal Migran ke Guatemala

Diancam Trump, Meksiko Kirim 6.000 Pasukan Tangkal Migran ke Guatemala
KOMPAS.com/via Sky News
Para migran berlari menyelamatkan diri dari gas air mata yang ditembakkan polisi perbatasan Amerika Serikat-Meksiko Minggu (25/11/2018). 

Diancam Donald Trump, Meksiko Kirim 6.000 Pasukan Tangkal Migran ke Guatemala

POS-KUPANG.COM | WASHINGTON DC - Pemerintah Meksiko menyatakan telah mengirim 6.000 pasukan ke perbatasan Guatemala dalam rangka menangkal gelombang migran Amerika Tengah.

Keputusan itu diambil di tengah ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam bakal menaikkan tarif terhadap barang-barang impor Meksiko.

Beberapa Fakta Kerusuhan di Buton, 2 Tewas, 87 Rumah Dibakar, hingga 700 Warga Mengungsi

Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard dikutip BBC Kamis (6/6/2019) berada di Washington untuk mencegah AS menaikkan tarif jika mereka gagal menangkal migran ilegal.

Terdapat perundingan yang di antaranya soal kesepakatan isu prosedur pengurusan permohonan suaka politik maupun bantuan finansial bagi negara sumber migran.

"Kami masih mengusahakan siang ini karena belum kesepakatan yang dibuat. Kami masih mempunyai jadwal besok pagi (7/6/2019), dan terus memperjuangkannya," tegas Ebrard.

Libur Lebaran, Kristina Bersama Keluarga Memilih Berwisata di Pantai Walakiri Sumba Timur

Setelah negosiasi terakhir, Ebrard menyatakan dia adalah "orang yang optimis" setelah menjelaskan kepada AS mereka sudah menyiagakan ribuan tentara ke Guatemala.

Pada pekan lalu, Trump melontarkan ancaman bakal menaikkan pajak lima persen setiap bulan hingga paling tinggi 25 persen jika Meksiko gagal membendung migran ilegal.

Trump mengumumkan rencana itu pada pekan lalu melalui kicauan di Twitter, dan membuat baik sekutunya di Partai Republik maupun pelaku pasar terkejut.

"Mereka harus mengambil kesempatan ini dan bertindak. Mungkin mereka bakal melakukannya," ujar Trump di sela menghadiri peringatan 75 tahun pendaratan Sekutu di Normandia di Perancis.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved