Begini Kronologi Kecelakaan Lalu Lintas di TTS Hingga Korban Dievakuasi Anggota Satgas Pamtas

Begini kronologi Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten TTS Hingga Korban dievakuasi Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL

Begini Kronologi Kecelakaan Lalu Lintas di TTS Hingga Korban Dievakuasi Anggota Satgas Pamtas
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Korban kecelakaan lalu lintas Yustina Tpoi saat dirawat di Puskemas Eban, Kamis (6/6/2019). 

Begini kronologi Kecelakaan Lalu Lintas di Kabupaten TTS Hingga Korban dievakuasi Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN mengevakuasi seorang korban kecelakaan lalu lintas di Desa Bijeli, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kamis (6/6/2019).

Korban kecelakaan lalu lintas tersebut diketahui bernama Yustina Tpoi. Saat itu Yustina dan suaminya Januario Neti hendak menuju Kota Soe dalam rangka mengikuti acara pernikahan salah satu anggota keluargannya.

Mau Tahu Perkembangan Kasus Buang Bayi di Kali Wae Ces, Ruteng? Ini Penjelasan Kapolres Manggarai

Kronologisnya bermula ketika Dokter Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Barat Letda CKM dr. Basri Nelson Manurung mendapatkan telpon langsung dari suami korban yang menyampaikan bahwa istrinya mengalami kecelakaan lalu lintas.

Kecelakaan tersebut terjadi karena motor yang dikendarai oleh Ibu Yustina Tpoi bersama saudaranya Irenius Abi, remnya blong saat dijalanan turun sehingga sepeda motor tidak dapat terkendali dan menabrak tumpukan pasir yang berada di pinggir jalan.

Rayakan Idul Fitri 2019 Djafar Achmad Mengenang Marsel Petu

Mendengar informasi tersebut, Dokter Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Barat Dpp Letda CKM dr. Basri Nelson Manurung beserta Bakes Serka Putu Satya, Staf Intel Pratu I Gede Ruminten, dan Serda Driver Erwin Muhamad K segera berangkat ke TKP untuk merespon informasi itu.

Beberapa anggota tersebut langsung menuju ke TKP untuk memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan lalu lintas. Selanjutnya korban kemudian di evakuasi dengan mobil ambulan menuju ke Puskesmas Eban agar di berikan perawatan yang lebih intensif.

Dari hasil pemeriksaan dokter, korban mengalami pergeseran tulang (Dislokasi) di siku tangan bagian kiri, memar, mengalami sakit di punggung dan tulang bagian belakang, perut bagian bawah, serta luka lecet di tangan.

Karena kondisi parah, membuat korban harus dirawat di Puskemas Eban dengan pengawasan tim kesehatan dari Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat sesuai dengan perintah Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Mayor Inf Hendra Saputra,S.Sos,. M.M,. M.I.Pol.

Mayor Hendra mengatakan, kejadian tersebut bisa terjadi pada siaap saja, sehingga harus menjadi pelajaran untuk semua orang agar lebih berhati-hati saat berkendara. Menurutnya, yang terpenting adalah memeriksa kondisi kendaraan sebelum berpergian.

"Saya selalu menekankan kepada jajaran, kemana pun pergerakan personil faktor keamanan adalah yang utama. Karena dengan kita aman, maka kita dapat selalu melaksanakan tugas dengan baik dan menolong orang lain," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved