Maksud Hati Menghemat Baterai Android, Kenyataan Justru Bikin Boros, Apa Masalahnya?

Baterai pun akan bekerja lebih keras dan cepat habis terlebih jika aplikasi yang dihapus tergolong berat.

Maksud Hati Menghemat Baterai Android, Kenyataan Justru Bikin Boros, Apa Masalahnya?
Oik Yusuf/ KOMPAS.com
Baterai mesti dipasang terlebih dahulu sebelum Galaxy J2 Pro (2018) bisa dinyalakan. Untuk memasangnya, pengguna bisa membuka cover belakang ponsel. 

Maksud Hati Menghemat Baterai Android Kenyataan Justru Bikin Boros, Apa Masalahnya?

POS-KUPANG.COM — Sebagian besar pengguna Android menganggap bahwa membersihkan recent apps alias deretan aplikasi yang sedang dibuka atau aktif di backgroudn, bisa membantu menghemat baterai ponsel.

Apakah benar dan efektif cara menghemat baterai seperti di atas?

Recent apps merupakan daftar panjang aplikasi yang bisa diakses melalui tombol menu di ponsel Android. Aplikasi yang masuk ke dalam daftar tersebut sering kali dianggap masih bekerja.

Padahal sebenarnya, aplikasi di recent apps berada dalam kondisi berhenti dan disimpan dalam memori (cache) ponsel. Tujuannya agar aplikasi yang pernah dibuka sebelumnya itu bisa dimuat lebih cepat saat dibuka kembali.

Karena itu, menghapus recent apps di ponsel Android justru akan membuat baterai ponsel bekerja lebih keras dan cepat habis.

Baterai pun akan bekerja lebih keras dan cepat habis terlebih jika aplikasi yang dihapus tergolong berat. Sebab, sistem akan membuka aplikasi dari nol dan membutuhkan lebih banyak daya ketimbang menyalakan ulang atau mengakses memori yang disimpan.

Jika ingin menghemat baterai Android, sebaiknya tidak menggunakan metode menghapus recent apps seperti di atas.

Ada dua cara yang bisa dilakukan pemilik ponsel Android, yaitu mengurangi notifikasi dan membatasi pemakaian data. Dilansir KompasTekno dari Cnet, Kamis (6/6/2019), dua cara tersebut cenderung lebih efektif untuk mengurangi konsumsi daya baterai.

Untuk mengurangi notifikasi, non-aktifkan aplikasi-aplikasi yang sering mengirimkan notifikasi. Aplikasi tertentu, seperti media sosial, biasanya memberikan pilihan untuk mengatur agar notifikasi dikirimkan dalam interval waktu lebih lama.

Halaman
1234
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved