Hubungan dengan China Memanas, AS akan Jual Tank ke Taiwan

Hubungan dengan China memanas, Amerika Serikat akan jual tank ke Taiwan

Hubungan dengan China Memanas, AS akan Jual Tank ke Taiwan
KOMPAS.com/AFP / AHMAD AL-RUBAYE
Tank Abrams buatan AS. 

Hubungan dengan China memanas, Amerika Serikat akan jual tank ke Taiwan

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Hubungan Amerika Serikat (AS)-China terancam kian buruk dalam waktu dekat. Pemerintahan Donald Trump baru-baru ini mengajukan rencana penjualan senjata dan tank senilai 2 miliar dollar AS ke Taiwan.

Mengutip Kontan.co.id, Kamis (6/6/2019), Reuters memberitakan, empat sumber mengatakan bahwa Washington telah mengirimkan notifikasi rencana penjualan ke kongres AS.

Petani Pemilik Mobil BMW Seharga Rp 4,1 Miliar Ini Curi Ayam dan Bebek untuk Beli Bensin

Peralatan militer yang akan dijual ke Taiwan itu termasuk 108 unit M1A2 Abrams tank, berikut amunisi anti pesawat dan amunisi anti tank. AS selama ini merupakan pemasok utama senjata dan aneka peralatan militer untuk Taiwan.

Negeri yang diklaim China sebagai bagian dari wilayahnya itu, diketahui berminat memperbarui armada tank miliknya, yang selama ini mengandalkan armada M60.

BERITA POPULER: Momen Lebaran 2019 Akrabkan Hubungan Megawati dan Keluarga SBY

Pada Maret lalu, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menyatakan AS memberi tanggapan positif terhadap permintaan senjata yang diajukan negerinya.

Kendati tak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, AS memiliki aturan hukum yang menyatakan negeri itu wajib membantu Taiwan dalam melindungi wilayahnya.

Juru bicara pemerintah AS yang membawahi urusan penjualan senjata menolak memberi tanggapan mengenai rencana penjualan atau penjualan yang belum terlaksana.

Rencana penjualan ini diprediksi akan kian memperburuk hubungan Beijing-Washington, dan bisa memperparah konflik perdagangan di antara kedua negara yang tak berkesudahan. (Kompas.com/Bambang Priyo Jatmiko)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hubungan dengan China Memanas, AS akan Jual Tank ke Taiwan",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved