Benteng Wunis Status Desa Sangat Tertinggal di Manggarai Timur. Ini Penyebabnya !

Desa Benteng Wunis di Kecamatan Poco Ranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sampai sekarang masih menyandang status sebagai desa sangat terti

Benteng Wunis Status Desa Sangat Tertinggal di Manggarai Timur. Ini Penyebabnya !
Pos Kupang.com/ARis Ninu
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-BORONG-Desa Benteng Wunis di Kecamatan Poco Ranaka Timur, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sampai sekarang masih menyandang status sebagai desa sangat tertinggal.

Status desa sangat tertinggal tersebut membuat sang kades, Yosep H.Pratikno mempercepat proses pembangunan infrastruktur di desa.

BREAKING NEWS- Bentrok antar Perguruan Bela Diri di Naibonat, Kabupaten Kupang-NTT,1 Orang Tewas

Yang mana, kata Yosep, sejak tahun 2017 sampai 2019 dengan dana desa yang masuk sebesar Rp 1 miliar lebih pihak desa mulai membuka keterisolasian di desa tersebut.

"Jalan dari desa ke dusun kami mulai buka. Ada jalan lapen dan telforf yang kami bangun. Kami ingin jalan ke pemukiman warga dibangun biar roda ekonomi bisa cepat. Jalan yang kami buka dan bangun semua bersumber dari dana desa," kata Yosep saat dihubungiPOS-KUPANG.COM dari Benteng Wunis, Kamis (6/6/2019) pagi.

Yosep menjelaskan, pembangunan jalan di Benteng Wunis akan menjadi perhatian pemerintah desa.

Harga Baju Lebaran Nagita Slavina Hingga Puluhan Juta, Begini Keterkejutan Raffi Ahmad

"Selain jalan ada juga pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan akan jadi prioritas di desa," papar Yosep.

Sementara itu, Bupati Matim, Agas Andreas, S.H, M.Hum dalam setiap kesempatan selalu menegaskan, kalau banyak desa di Matim masih berstatus sangat tertinggal, tertingg dan berkembang.

Ini Penyebab Jatah Liburan Bek Persib Bandung Tertunda

Maka itu, tegas Bupati Agas, pemerintah meminta desa mempercepat pembangunan dengan dana desa dan menciptakan inovasi baru guna membangun desa.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved