TRIBUN WIKI

TRIBUN WIKI : Pesona Padang Rumput Biketneno, Jalan Putih Yang Membelah Bukit

Padang rumput yang awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat penggembalaan sapi, kini berubah menjadi obyek wisata favorit di Kabupaten TTS.

TRIBUN WIKI : Pesona Padang Rumput Biketneno, Jalan Putih Yang Membelah Bukit
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak keindahan Padang Rumput Biketneno 

TRIBUN WIKI : Pesona Padang Rumput Biketneno, Jalan Putih Yang Membelah Bukit

POS-KUPANG.COM--Padang rumput bukit Biketneno, di Desa Biketneno, Kecamatan Mollo Selatan mendadak menjadi viral di dunia Maya.

Padang rumput yang awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat penggembalaan sapi, kini berubah menjadi obyek wisata favorit di Kabupaten TTS.

Selain memiliki jarak yang dekat dari Kota Soe, Ibu Kota Kabupaten TTS, Padang rumput bukit Biketneno juga menawarkan pesona alam yang unik.

Hanya berjarak sekitar 8 Km dari Kota Soe, bukit Biketneno menawarkan pesona Padang rumput yang hijau di selingi pepohonan kayu putih yang cantik.

Kecantikan bukit Biketneno bertambah sejak dibangunnya jalan desa yang membelah bukit Biketneno. Jalan desa selebar sekitar empat meter dengan jenis jalan sertu putih membuat pesona padang rumput bukit Biketneno bertambah cantik.

Di padang rumput bukit Biketneno juga bisa kita temui beberapa bunga liar dengan bunga berwarna putih dan merah muda. Kita juga bisa melihat sapi-sapi milik warga yang di lepas di padang rumput Biketneno.

Fadli Zon: Seusai Shalat Id, Prabowo Silaturahim dengan Keluarga Cendana

Mulai 6 Juni, Pelatih Macan Kemayoran Persija Jakarta Resmi Mengundurkan Diri, Ini Perasaannya

Shalat Idul Fitri, Sekitar 6.000 Lebih Umat Hadir Shalat Ied di Lapangan TNI AL Osmok

Lonceng yang sengaja diikat di leher sapi sesekali berbunyi saat sapi menggoyangkan kepalanya. Suara lonceng tersebut memecah kesunyian bukit Biketneno sekaligus membawa pengunjung kesuasana khas pedesaan.

Bukit Biketneno sendiri memiliki tiga bukit bertingkat. Dari atas bukit Biketneno kita bisa melihat barisan perbukitan yang berada di wilayah mollo Utara. Selain itu, kita juga bisa melihat sebuah kali yang terletak di bawah bukit Biketneno yang mata airnya bersumber dari mata air Bonleu (kaki gunung Mutis).

Saat ini bukit Biketneno sudah ramai dikunjungi para pengunjung, baik dari Kabupaten TTS maupun Kabupaten tetangga termaksud Kota Kupang. Tak kurang dari 50 pengunjung setiap harinya menikmati pesona alam bukit Biketneno dengan udaranya yang nan sejuk.

Untuk mencapai bukit Biketneno dari Kota Soe bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Hanya butuh waktu sekitar 20 menit dari Kota Soe. Akses jalan menuju bukit Biketneno masih terbilang buruk.

Dari Kota Soe hingga taman bu'at kita akan menikmati akses jalan hotmix, namun selepas dari taman bu'at kita akan melewati jalan dengan aspal berlubang dan jalan sertu hingga mencapai bukit Biketneno.

Suhu di bukit Biketneno cukup dingin dengan angin yang cukup kencang. Oleh sebab itu bagi anda yang hendak berkunjung ke bukit Biketneno sebaiknya menggunakan jaket.

Selain itu, bawalah bekal, baik itu makanan atau minuman karena di bukit Biketneno tidak ada warga yang berjualan. ( Laporan Reporter Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved