Liga Champions

Parade Kemenangan Liverpool - Juergen Klopp Nyaris Jatuh, Sadio Mane Tolak Sampanye

Liverpool melakukan parade kemenangan menggunakan bus pada Minggu (3/6/2019), setelah resmi meraih trofi Liga Champions keenamnya sepanjang sejarah.

Parade Kemenangan Liverpool - Juergen Klopp Nyaris Jatuh, Sadio Mane Tolak Sampanye
Twitter/Liverpool FC
Para pemain Liverpool mengangkat piala untuk merayakan kemenangan mereka di Liga Champions 2018-2019. Liverpool juara setelah mengalahkan Tottenham Hotspur di final, Sabtu (1/6/2019) atau Minggu (2/6/2019) dini hari WiB. 

Bek Belanda meawancarai dua rekannya, Gini Wijnaldum dan Joe Gomez.

Sikap Dingin Sadio Mane

Sadio Mane menunjukkan sikap dingin saat salah satu rekannya, Roberto Firmino mengajaknya merayakan menggunakan sampanye di ruang ganti.

Perayaan dilakukan pemain pasca-laga, baik di luar lapangan hingga masuk ke ruang ganti.

Salah satu perayaan yang dilakukan adalah dengan meminum sampanye, seperti yang dilakukan oleh penyerang asal Brasil, Roberto Firmino.

Dalam unggahan insta story Firmino, ia terlihat membuka sampanye hingga airnya muncrat ke mana-mana.

 Cipratan air sampanye mengenai beberapa pemain, termasuk Sadio Mane.

Sadio Mane terlihat bersikap dingin kepada Firmino usai insiden tersebut terjadi.

Ia membelakangi Firmino sambil mengeringkan tubuhnya dengan mengggunakan handuk putih.

Seperti diketahui, Sadio Mane merupakan seorang muslim yang taat, dan ia menghindari berselebrasi menggunakan sampanye.

Roberto Firmino pun meletakkan kembali botol sampanye, dan ia segera meminta maaf kepada Mane dengan sebuah isyarat tangan di dada.

Dalam sebuah video yang diunggah dalam insta story media sosial Liverpool, reaksi yang sama ditujukan oleh Sadio Mane.

Mane yang sudah berganti pakaian, menolak untuk disiram sampanye oleh Roberto Firmino.

Lihat videonya berikut ini.

Pemain-pemain muslim yang berlaga di sepak bola Eropa memang kerap menghindari perayaan kemenangan dengan menggunakan sampanye.

Hal tersebut juga dihormati oleh pemain lainnya karena mereka tahu dalam ajaran agama Islam, dilarang untuk mengkonsumsi minuman beralkohol.

Salah satu cerita yang paling terkenal tentu saja Franck Ribery, yang selalu menolak berselebrasi menggunakan sampanye atau bir di Bayern Muenchen.

Pada acara Oktoberfest 2018 lalu, skuat Die Rottens ditraktir oleh perusahaan bir, Paulaner.

Saat semua pemain berfoto memegangi bir, Ribery tampil beda tanpa memegang gelas.

(bolasport.com/Bagas Reza Murti)

Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved