Kondisi Kritis dalam perjalanan dari Australia, Awak Kapal Korea Dievakuasi di Kupang

dievakuasi dan mendapat pertolongan medis setelah mengalami kondisi kritis dalam pelayaran dari Australia menuju Korea Selatan

Kondisi Kritis dalam perjalanan dari Australia, Awak Kapal Korea Dievakuasi di Kupang
POS KUPANG/RYAN NONG
Proses Evakuasi awak kapal NV HL Saldanha Bay saat akan diberangkatkan ke RS Siloam Kupang menggunakan ambulance pada Senin (3/6/2019). 

Kondisi Kritis dalam perjalanan dari Australia, Awak Kapal Korea dievakuasi di Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Seorang awak kapal tanker berbendera Korea Selatan NV HL Saldanha Bay akhirnya berhasil dievakuasi dan mendapat pertolongan medis setelah mengalami kondisi kritis dalam pelayaran dari Australia menuju Korea Selatan pada Senin (3/6/2019) pagi.

Awak kapal atas nama Aditya Rusdiantoro (36) merupakan warga negara Indonesia yang bekerja pada kapal NV HL Saldanha Bay sebagai masinis (engineer 3).

Pelaksanaan medivac dilaksanakan oleh tim SAR Kupang bersama dengan Lantamal VII Kupang, Polair Kupang, Bakamla Kupang, KSOP Kupang, KKP Kupang dan Imigrasi Kupang pada Senin pagi.

Kepala SAR Kupang Emi Freezer kepada POS-KUPANG.COM mengatakan, pihaknya mulai melakukan proses medivak sekira pukul 09.00 Wita setelah mendapat laporan dari pihak agen kapal di Jakarta atas nama Hariadi Kusuma pada pukul 06.00 Wita tentang adanya awak kapal yang mengalami kondisi kritis sejak Minggu malam sekira pukul 22.00 Wita saat melintas di sekitar Laut Timor.

"Kita dapat laporan dari agen di Jakarta bahwa ada satu kru kapal yang mengalami nyeri pada dada bagian kiri dan kondisinya tidak dapat melanjutkan perjalanan sampai ke Korea," katanya.

Oleh karena itu, lanjutnya, tim SAR bersama Potensi melakukan medivac menggunakan KN SAR Antareja 233 Kupang.

Agar Lebaran Lebih Menyenangkan, Begini Tips Makan Ketupat dan Opor Ayam Bagi Penderita Diabetes

Simak 5 Pekerjaan yang Bisa Tingkatkan Resiko Terkena Kanker.Begini Ulasannya!

Tim SAR bertolak dari Dermaga Navigasi Kupang pada pukul 09.02 Wita menuju lokasi yang ditentukan sebagai pertemuan kapal yakni pada koordinat 10°05'20.40”S-123°29'28.16"E atau di Perairan Pulau Kera yang berjarak sekira 6,41 MM dari Pelabuhan Navigasi Kupang.

Pukul 09.45 Wita KN SAR Antareja 233 tiba di lokasi pertemuan dan langsung melaksanakan proses medivac. Pukul 09.52 Wita proses medivac selesai, korban kemudian dibawa menggunakan KN SAR Antareja 233 Kupang menuju pelabuhan Navigasi Kupang.

Pukul 10.30 Wita KN SAR Antareja 233 Kupang tiba di Pelabuhan Navigasi Kupang, selanjutnya korban dibawa menggunakan ambulans milik Kementerian kesehatan RI Direktorat Jenderal PP&PL Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas III Kupang menuju Rumah Sakit Siloam Kupang.

Emi mengatakan proses medivac berlangsung cepat dan tepat sesuai dengan perhitungan timnya karena adanya koordinasi yang baik saat pelaksanaannya.

Ifan Seventeen Digerebek Bersama Cewek Cantik di Apartemen Lagi Viral, Ini Videonya!

Cerita Annisa Pohan Didatangi Ani Yudhoyono Lewat Mimpi, Memo Mau Cari Aktivitas

"Sebagai kepala SAR Kupang saya ucapkan syukur atas kesigapan semua unsur, baik Basarnas dan semua stakeholder.  Koordinasi dan informasi berjalan baik sehingga perencanaan titik temunya bisa dilaksanakan dengan baik, tidak ada mis, koordinatnya pas, waktunya pas, prosesnya hanya lima menit," ujarnya.

Untuk pelaksanaan medivac kali ini, jelas Emi, menggunakan metode intersepsi yang artinya menentukan titik pertemuan kapal NV HL Saldanha Bay dan kapal SAR, sementara kapal NV HL Saldanha Bay tersebut tetap melanjutkan perjalanan di jalurnya menuju ke Korea.

"Jadi kita gunakan metode intersepsi, dimana kapalnya tetap jalan dan kita potong di tengah, karena kapal tidak mungkin balik ke Kupang, jadi menentukan titik pertemuan dan melakukan tindakan di titik pertemuan yang disepakati tersebut," paparnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM di Dermaga Navigasi, awak kapal tersebut mendapat pertolongan pertama dengan pemasangan oksigen selama proses medivac dan proses evakuasi menggunakan ambulance. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved