Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi : Nilai Moral dan Pancasila Perlu Diperhatikan

budi pekerti sudah diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan ,yang mana tanpa diperintahkan juga sudah ada.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi : Nilai Moral dan Pancasila Perlu Diperhatikan
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Wagub NTT, Josef A. Nae Soi 

Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi : Nilai Moral dan Pancasila Perlu Diperhatikan

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Wakil Gubernur (Wagub) NTT , Josef A. Nae Soi meminta agar masyarakat NTT tetap memperhatikan nilai-nilai moral dan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Wagub Josef menyampaikan hal ini saat ditemui usai menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (1/6/2019).

Menurut Josef, budi pekerti sudah diajarkan di lembaga-lembaga pendidikan ,yang mana tanpa diperintahkan juga sudah ada.

Remaja Usia 14 Tahun Derita Penyakit Mematikan, Yuk Simak Penyebabnya!

PT ASDP Pastikan KMP Ranaka Kembali Beroperasi dari Waingapu Menuju Aimere Besok

"Namun saya sampaikan bahwa harus perhatikan soal nilai-nilai moral dan Pancasila," kata Josef.
Dijelaskan, di sekolah-sekolah harus bisa mengajarkan ilmu yang dapat mengantarkan anak didik menjadi bermoral.

"Saya kira di lembaga-lembaga pendidikan telah dilakukan. Kita tetap minta agr pendidikan nilai moral ,Pancasila dan kebangsaan harus jadi perhatian," katanya.

Selain itu, lanjutnya, ada juga nilai agama harus diperhatikan pula.

Khusus soal nilai Pancasila, ia mengatakan, kondisi negara saat ini bisa dilihat bahwa ada rongrongan dari pihak-pihak tertentu terhadap ideologi bangsa.

SBY Bercerita Ibu Ani Yudhoyono Sempat Teteskan Air mata Sebelum Menghadap Sang Khalik

Marta dan Cindy Tak Menyangka Bisa Juara Umum di SMK Negeri I Aesesa

"Ada yang tanya kenapa harus Pancasila, tapi ,bagi saya Pancasila sudah final dan cocok dengan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Mari kita bersatu dan jangan beda-bedakan suku ras agama tapi kita satu bersama Pancasila," ujarnya.

Dikatakan, Pancasila bukan tulisan yang statis tapi merupakan dinamika yang konstekstual yang bisa dilaksanakan sesuai konteks.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved