Komunitas Ngoped Bersama SMPS Stella Maris Marapokot Adakan Penghijauan

Komunitas Ngoped Bersama SMPS Stella Maris Marapokot Adakan Penghijauan

Komunitas Ngoped Bersama SMPS Stella Maris Marapokot Adakan Penghijauan
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Anggota Ngoped bersama Siswa SMPS Stella Maris Maropokot saat adakan Penghijauan di Maropokot Mbay Kabupaten Nagekeo, Selasa (28/5/2019). 

Komunitas Ngoped Bersama SMPS Stella Maris Marapokot Adakan Penghijauan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Komunitas Ngopi Peduli ( Ngoped) Marapokot bersama SMP Swasta Stella Maris Maropokot mengadakan penghijauan.

Kegiatan penghijauan di pesiri pantai bersama SMPS Stella Maris Marapokot itu bertempat di Kompleks Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Marapokot.

Ridwan Kamil Sebut Ani Yudhoyono yang Buat SBY 10 tahun Berhasil Majukan Indonesia

Jenis anakan pohon yaitu Waru dan Kesi/Reok. "Peserta kegiatan yaitu siswa-siswi SMPS Stella Maris ada 90 orang, guru 8 orang, sahabat NGOPED, anggota Satuang Kerja Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Maropokot. Penggas kegiatan yaitu NGOPED Maropokot. Jumlah Anakan Pohon yang ditanam ; 500 Stek waru dan reok/kesi," ujar Tedhy Daeng Flores, koordinator kegiatan dari Ngoped kepada POS KUPANG.COM di Mbay, Minggu (2/6/2019).

Tedhy mengatakan penghijauan tersebut sudah dilakukan sebelumnya bersama stakeholder lainya seperti pihal SMS Swasta Maropokot. Kali ini merupakan lanjutan dari sebelumnya sehingga semua ambil bagian.

SBY Ungkapkan Keinginan Ani Yudhoyono Jika Sembuh dari Sakit

Sebagai komunitas yang peduli dengan isu lingkumgan maka wajib hukumnya untuk memberikan aksi nyata dan juga contoh yang baik kepada masyarakat untuk lakukan penghijauan. Sebab abrasi Pantai itu sangat terlihat dan menjadi tanggungjawab kita semua untuk mengatasinya.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak boleh membuang sampah ke pesisir pantai atau bunga ke laut. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan. Jangan sampai menghancurkan biota laut.

Sementara Ketua Osis SMPS Stella Maris Maropokot, Yohanes Don Bosco Naru, mengaku sangat bangga terlibat dalam penghijauan.

Siswa yang akrab disapa Yohan ini menerangkan bahwa ini merupakan perdana dilakukan dan menjadi bentuk belajar di luar sekolah.

"Kami sangat senang dengan kegiatan ini, karna bagi saya ini kegiatan penghijauan yang pertama kali yang saya alami yang dilakukan di luar lingkungan sekolah. Kegiatan penghijauan ini merupakan salah satu edukasi pendidikan yang sangat baik bagi kalangan generasi muda secara khus bagi kami anak sekolah, kami berterimakasih kepada Kakak Kakak dari Komunitas Ngopi Peduli/Ngoped Maropokot yang sudah bersedia mengajak kami dalam kegiatan ini hari ini, kami berharap kedepannya kami terus dilibatkan dalam kegiatan kegiatan lain yang berkaitan dengan Peduli Lingkungan," ungkapnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved