Kondisi Pasar Rada Mata SBD Semrawut, Macetkan Lalu Lintas

Kondisi pasar Rada Mata, Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya semrawut. Para pedagang menjajalkan barang dagangan hingga pinggir jalan raya.

Kondisi Pasar Rada Mata SBD Semrawut, Macetkan Lalu Lintas
POS KUPANG/PETRUS PITER
Suasana arus lalu lintas depan pasar Rada Mata, SBD, Sabtu (1/6/2019) pagi dimana kendaraan mobil harus berjalan pelan-pelan mengingat dipinggir jalan sedang parkir puluhan sepeda motor milik tukang ojek juga pedagang sayuran sdg menjajalkan dagangannya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter) 

Kondisi Pasar Rada Mata SBD Semrawut, Macetkan Lalu Lintas

POS-KUPANG.COM|TAMBOLAKA--Kondisi pasar Rada Mata, Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya semrawut. Para pedagang menjajalkan barang dagangan hingga pinggir jalan raya.

Kondisi itu diperparah perilaku tukang ojek yang memarkir kendaraan sepeda motor di jalan raya. Akibatnya menimbulkan terjadi kemacetan arus lalu lintas yang melintas di depan pasar itu.

Apalagi ruas jalan tersebut adalah jalan negara yang menghubungkan ke Bandara Tambolaka dan Pelabuhan Weekeloh, SBD.

Domi Kaka dan David Ngongo, dua pedagang sayur yang ditemui Sabtu (1/6/2019) pagi mengatakan, terpaksa berjualan dipinggir jalan raya karena tidak mendapat tempat berjualan di dalam pasar.

Bupati SBD Ancam Kenakan Sanksi Disiplin Bila ASN Dan Tenaga Kontrak Tidak Berkantor 10 Juni 2019

Ibu Ani Yodhoyono Kembali Drop Sabtu Pagi, Keluarga Sudah Berkumpul di Rumah Sakit

Apalagi berjualan di depan pasar lebih cepat laku ketimbang didalam pasar.

Menjawab pertanyaan, berjualan dipinggir jalan raya dapat mengganggu arus lalu lintas, keduanya mengatakan, selama ini berjalan baik saja.

Kemacetan lalu lintas terjadi terutama pada pagi hari dan siang hari karena para sopir menurunkan dan menaikan penumpang di pinggir jalan raya itu.

Apalagi tukang ojek juga sering parkir motor dan mangkal di pinggir jalan raya itu. Keduanya juga berharap pemerintah SBD segera mnata pengelolaan pasar Rada Mata agar semua pedagang mendapat tempat jualan dalam pasar dan berjualan dengan aman. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved