Ini Alasan Kapolri Terapkan "Body System" ke Petugas Pengaman Mudik

Ini Alasan Kapolri Terapkan Body System ke Petugas Pengaman Mudik Lebaran

Ini Alasan Kapolri Terapkan
KOMPAS.com/SUKOCO
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku 'confident' dengan kelancaran arus mudik lebaran tahun 2019. Jalan tol trans Jawa yang telah dioperasikan menurutnya menjadi faktor utama kelancaran arus mudik tahun ini. 

Ini Alasan Kapolri Terapkan Body System ke Petugas Pengaman Mudik Lebaran

POS-KUPANG.COM | MAGETAN - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menerapkan body system bagi petugas kepolisian yang bertugas menjaga arus mudik Lebaran tahun ini untuk mengantisipasi ancaman teroris.

Penerapan body system ini artinya petugas polisi yang bertugas di mudik Lebaran akan dikawal aparat bersenjata dari Polri atau TNI.

Ternyata Ini Alasan SBY dan Keluarga Pilih Bawa Jenazah Ani Yudhoyono Menggunakan Hercules

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, bagi kelompok teroris, aksi teror yang dilaksanakan pada bulan Ramdhan pahalanya bertambah.

"Bagi mereka melakukan di bulan Ramadhan justru katanya pahalanya berlipat ganda," ujar Tito, saat melakukan pantauan arus mudik di rest area Tol Ngawi, Sabtu (1/6/2019).

Tangisan Pecah Saat Warga Indonesia di Singapura Lepas Jenazah Ani Yudhoyono

Kewaspadaan terhadap aksi teroris terhadap anggota kepolisian yang bertugas mengawal arus mudik menurut Tito karnavian berkaca pada peristiwa pengamanan arus mudik tahun 2018 lalu.

"Tahun lalu di Jawa Barat juga di jalan tol, anggota kami dari patroli ditembak, gugur. Berkaca dari pengalaman itu tahun ini pun kami harus tetap waspada," imbuh dia.

Kewaspadaan terhadap serangan teroris juga dibuktikan dengan adanya penangkapan sejumlah jaringan teroris seperti jaringan Lampung yang terkait dengan jaringan Jakarta.
Penangkapan 15 tersangka yang telah diamankan dari jaringan kelompok teroris di Jawa Barat yang saat ini masih terus dikembangkan.

"Penangkapan terakhir yaitu pengembangan dari kasus kelompok di Bekasi. Kelompok ini berafiliasi dengan kelompok di Jawa Barat di Sukabumi," ucap Tito.

Kelompok teroris yang saat ini telah diamankan menurut Tito memiliki koneksi dengan kelompok teroris di daerah lain di seluruh Indonesia.

Kelompok teroris di Lampung menurutnya terkoneksi dengan kelompok di Sibolga dan Pangkalan Balai.

Sementara, kelompok teroris di Tanjung Balan, Sumatra Utara, terkoneksi dengan kelompok yang ada di Jakarta serta kelompok di Jawa barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Ini semua mengkait dalam satu jaringan yang sama yang disebut jaringan Jamaah Ansyarut Daulah JAD. Masih ada anggota anggota mereka yang mungkin direkrut baru," ujar dia. (Kompas.com/Sukoco)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Antisipasi Serangan Teror, Alasan Kapolri Terapkan "Body System" ke Petugas Pengaman Mudik",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved