BREAKING NEWS: Peringatan Hari Lahir Pancasila Di Ende, Bendera Berkibar Setengah Tiang

Apel peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende, Sabtu (1/6/2019) ditandai dengan insiden bendera Merah Putih yang dikibarkan setengah tiang.

BREAKING NEWS: Peringatan Hari Lahir Pancasila Di Ende,  Bendera Berkibar Setengah Tiang
POS-KUPANG.COM/ Romualdus pius
Bendera Yang Dikibarkan Setengah Tiang Pada Harlah Pancasila Di Ende Sabtu (162019).

Peringatan Hari Lahir Pancasila Di EndeBendera Berkibar Setengah Tiang

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Apel peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende, Sabtu (1/6/2019) ditandai dengan insiden bendera Merah Putih yang dikibarkan setengah tiang.

Penggerek bendera tidak bisa menaikan  bendera merah putih sampai ke ujuang tiang sehingga terkesan seperti pengibaran bendera setengah tiang.

Menurut Kabag Humas  Setda Ende, Gabriel Dalla mengatakan bahwa tidak ada rencana bendera untuk dikibarkan setengah tiang karena memang tidak ada momentum untuk itu.

Bupati Willy Lay Pesan Masyarakat Gunakan Ideologi Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

Pelaksanaan pengibaran bendera setengah tiang murni insiden yang dialami oleh anggota Paskibaraka.

"Anggota Paskibaraka memang sudah berusaha untuk menarik bendera sampai ke ujuang namun tidak bisa karena tali bendera keluar dari rel akibat tertiup angin dan kalau dipaksakan tali bisa putus dan itu lebih fatal,"kata Gabriel.

Gabriel membantah bahwa bendera setengah tiang sengaja dikibarkan untuk menghormati Bupati Ende, Ir Marsel Petu yang meninggal. "Kalau untuk menghormati pejabat meninggal itu hanya 2 hari dan prosedurnya adalah bendera ditarik penuh sampai di puncak baru diturunkan menjadi setengah tiang. Yang terjadi bendera memang tidak bisa ditarlk sampai ke puncak,"kata Gabriel.

Saat Peringatan Hari Pancasila, Bupati Kamelus dan ASN Kenakan Pakaian Adat

Disaksikan Pos Kupang meskipun Lagu Indonesia Raya telah selesai dinyanyikan namun bendera merah masih tertahan di tengah tiang tidak sampai puncak.

Keadaan ini membuat para undangan menjadi bertanya-tanya apa karena memang disengaja untuk dikibarkan setengah tiang atau karena insiden.(*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved