Begini Modus Pelaku Asal Timor Leste Membawa Narkoba ke Indonesia

Petugas Bea Cukai Atambua, mengamankan dua warga Timor Leste yang membawa narkoba yang diduga jenis ekstasi sebanyak 4.874 butir.

Begini Modus Pelaku Asal Timor Leste Membawa Narkoba ke Indonesia
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Pil narkoba yang diduga jenis ekstasi sebanyak 4.874 butir yang diamankan aparat keamanan Polres Belu.

Begini Modus Pelaku Asal Timor Leste Membawa Narkoba ke Indonesia

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA--Petugas Bea Cukai Atambua, Kabupaten Belu mengamankan dua warga Timor Leste yang membawa narkoba yang diduga jenis ekstasi sebanyak 4.874 butir.

Dua warga yang berstatus suami isteri berinisial JSP (34) dan AS (31).
Keduanya diamankan petugas Bea Cukai Atambua di pintu utama PLBN Motaain, Rabu (29/5/219) sekitar pukul 11.30 Wita.

Kedua orang tersebut kedapatan membawa narkoba saat petugas melakukan pemeriksaan menggunakan X-Ray.

Hal itu dikatakan Kepala Bea Cukai Atambua, Tribuana Wetangterah kepada wartawan di Kantor Bea Cukai, Rabu (29/5/2019) malam.

PKK Matim Harus Bantu Pemerintah Percepat Pembangunan

Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu 1 Juni 2019 Scorpio Jatuh Cinta Sagitarius Banyak Duit Pisces Cemburu

Informasi yang dihimpun wartawan menunjukkan, kedua warga asal Timor Leste itu datang dari Timor Leste tujuan Kupang, Ibukota Provinsi NTT. Mereka menggunakan angkutan umum bus Timor Travel.

Modus yang dilakukan kedua pelaku untuk meloloskan barang haram tersebut cukup rapih. Ribuan pil dikemas dalam lima kantong plastik berukuran kecil sesuai warna pil yang diduga ekstasi.

Kantong yang pertama berisi 972 pil warna hijau, kantong kedua
berisi 988 pil warna biru. Kantong ketiga berisi 969 pil warna hijau, kantong keempat berisi 977 pil warna hijau, dan kantong kelima berisi 968 pil warna coklat.

Lima kantong plastik berisi pil tersebut dikemas lagi ke dalam satu kantong plastik warna hitam yang ukurannya lebih besar. Lalu kemasan berisi ribuan pil tersebut diisolasi dan dimasukan ke dalam mesin printer.

Saat pemeriksaan di pintu PLBN Motaain, barang haram tersebut terdeteksi sehingga petugas Bea Cukai berkoordinasi dengan polisi dan keduanya langsung diamankan.

Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing melalui Kasat Narkoba Polres Belu, Iptu Ivans Drajat mengatakan, pelaku dan barang bukti sudah diamankan pihak kepolisian Polres Belu sambil menunggu hasil uji laboratorium forensik.

Pil narkoba yang diamankan itu harus diperiksa melalui lab forensik untuk memastikan jenisnya.

"Kita belum memastikan apakah barang tersebut positif narkoba yang diduga jenis pil ekstasi atau bukan.
Secara fisik, orang dan barangnya ada, tapi harus uji lab,” ujarnya.

Ivans Drajat mengatakan, kedua warga yang diamankan itu masih status saksi sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Diperkirakan setelah liburan Idul Fitri, polisi sudah bisa mendapatkan hasil. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved