Gubernur Viktor Laiskodat Kembali Geram Gara-gara Sampah di Kota Kupang

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat kembali dibuat geram soal sampah di NTT terutama di Kota Kupang.

Gubernur Viktor Laiskodat Kembali Geram Gara-gara Sampah di Kota Kupang
POS KUPANG/AMBUGA LAMAWURAN
Gubernur Viktor Laiskodat sewaktu memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Sasando, Senin (25/3/2019). 

Gubernur Viktor Laiskodat Kembali Geram Gara-gara Sampah di Kota Kupang

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat kembali dibuat geram soal sampah di NTT terutama di Kota Kupang.

Ia mengatakan persoalan sampah di NTT khususnya di Kota Kupang yang merupakan Ibu Kota Provinsi belum ditangani secara baik.

Hal itu ditegaskan Viktor saat memberikan sambutan di Kapela Seminari St. Mikael Penfui Kota Kupang usai mengikuti Misa Pentahbisan Diakon, Jumat (31/5/2019).

Sampah Kembali Berserakan di Ujung Dermaga Rakyat Waingapu

Bukan baru kali ini Viktor bicara dengan tegas soal sampah. Bahkan orang nomor satu di NTT ini beberapa kali turun langsung memungut sampah di sejumlah titik di Kota Kupang.

"Hari ini kita angkut besok sudah berserakan lagi. Kota ini menjadi salah satu Kota terkotor di Indonesia," ungkap Viktor dengan suara keras.

Viktor mengatakan, persoalan sampah merupakan persoalan bersama yang harus diatasi secara bersama-sama.

Untuk itu ia meminta Gereja untuk berpartisipasi aktif menangani persoalan sampah di Kota Kupang.

Arnold Keban Dorong Warga Penfui Manfaatkan Sampah untuk Tujuan ini

"Untuk 18 Diakon baru ini, saya minta jangan hanya menjaga kebersihan diri lahir batin, tetapi jaga juga kebersihan di lingkungan sekitar," ungkapnya.

"Kalau ada umat yang buang sampah sembarangan, puntung rokok dibuang begitu saja, tolong ditegur, jangan dibiarkan," sambungnya.(*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved