Memasuki Pintu Kantor Bupati Ende, Suara Marsel Petu Terdengar Menggelegar

Dalam rekaman suara yang juga didengar Pos Kupang terdengar suara Ir. Marsel Petu yang menyapa dalam bahasa daerah.

POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Jazad Ir. Marsel Petu Diusung Dibawa Ke Pekuburan Untuk Dimakamkan, Rabu (29/5/2019). 

Memasuki Pintu Kantor Bupati Ende, Suara Marsel Petu Terdengar Menggelegar

POS-KUPANG.COM|ENDE--Undangan yang terdiri dari para pejabat pemerintah di Provinsi NTT seperti para Bupati dan Walikota maupun DPRD serta jajaran Muspida Provinsi NTT dan Muspida Kabupaten Ende maupun warga Kabupaten Ende sempat dibuat kaget ketika jazad Ir Marsel Petu yang diusung memasuki pintu utama Kantor Bupati Ende tiba-tiba terdengar suara menggelar yang keluar dari mulut Ir Marsel Petu semasa hidup.

Suara yang menggelar itu memang suara Ir Marsel Petu yang sebelumnya telah direkam dan sengaja diperdengar ulang pada saat jazadnya dibawa masuk kedalam Kantor Bupati Ende.

Dalam rekaman suara yang juga didengar Pos Kupang terdengar suara Ir. Marsel Petu yang menyapa dalam bahasa daerah.

Simak ! Cuaca Aktual Penerbangan di Bandara El Tari Kupang Hari Ini

BREAKING NEWS : Polisi Amankan Pemuda yang Diduga Pelaku Rudapaksa Seorang Pelajar Di Nagekeo

BREAKING NEWS : Dump Truck Angkut Material Krikil Terjungkal di Dekat Jembatan Lowo Keo Nagekeo

Hal yang memang kerap dilakukan oleh Ir Marsel Petu semasa hidup sebagai suatu bentuk kearifan lokal dan penghormatan kepada leluhur nenek moyang.

Pantuan Pos Kupang seusai dilakukan misa Requin di Gereja St Yoseph Freidementz Mautapaga jazad Ir. Marsel Petu dibawa menuju ke Kantor Bupati Ende guna dilakukan upacara kedinasan yang dipimpin oleh Gubernur NTT, Victor Laiskodat.

Dalam upacara kedinasan tersebut tampak hadir para pejabat tingkat Provinsi NTT seperti Wakil Gubernur NTT, Yos Nae Soi dan Ketua DPRD Provinsi NTT, Anwar Pua Geno dan Wakapolda NTT, Brigjen Jhoni Hasadoma juga para Bupati dan Walikota dari beberapa kabupaten di NTT.

Usai dilakukan upacara kedinasan jazad Ir. Marsel Petu dibawa ke pekuburan Paroki Onekore, Ende untuk dimakamkan.

Sementara acara pelepasan jazad Ir Marsel Petu secara kedinasan berlangsung hikmat yang ditandai dengan penampilan ratusan siswa/i di Kota Ende dengan busana daerah membawa repilka Burung Garuda Pancasila.

Replika tersebut diusung tinggi ketika jazad Ir Marsel Petu dibawa masuk maupun keluar dari Kantor Bupati Ende.

Tangisan warga maupun ASN yang hadir tidak terbendung ketika jazad Ir Marsel Petu yang diusung secara bergantian oleh 21 orang camat di wilayah Kabupaten Ende maupun Sat Pol PP memasuki Kantor Bupati dan hendak dibawa ke pekuburan Onekore.

Ratusan anak sekolah dan warga tampak berjejer di sepanjang jalan melepas kepergian Ir Marsel Petu yang dibawa untuk dimakamkan di Pekuburan Paroki Onekore, Ende. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved