Buntut Rendahnya Perolehan Suara Perindo di Pemilu 2019, Jan Faot Dituntut Mundur

Kader Partai Perindo TTS menuntut agar sekertarisdo TTS, Jan Faot segera dipecat DPP Perindo. Ini pemicunya

Buntut Rendahnya Perolehan Suara Perindo di Pemilu 2019, Jan Faot Dituntut Mundur
POS-KUPANG.COM/ DION KOTA
Ketua DPC Perindo TTS, Jan Faot

Buntut Rendahnya Perolehan Suara Perindo di Pemilu 2019, Jan Faot Dituntut Mundur

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE- Kader Partai Perindo TTS menuntut agar sekertarisdo TTS, Jan Faot segera dipecat DPP Perindo. Pasalnya, Jan ditunding sebagai biangkerok dari minimnya Raihan suara Perindo di kabupaten TTS. Selain itu, Jan juga diduga melakukan penggelapan dana saksi partai serta melakukan Pemalsuan tandatangan kader Perindo.
Hal ini diungkapkan kader Perindo, Elsi Debora Banamtuam dan Katarina Antjak saat ditemui pos kupang.com, Kamis (30/5/2019) di Kota Soe. Menurut keduanya, Jan Faot tidak mampu membesarkan Perindo di TTS. Jan dituding sering melakukan rangkap jabatan mulai dari bendahara hingga operator.

Tak sampai disitu saja, Jan juga diduga melakukan penggelapan dana saksi partai pada pemilu 2019. Pasalnya setelah meminta para Caleg untuk mencari saksi partai, Jan urung memberikan mandat.

Saksi Perindo Sikka Duga Gelembung Suara di Akhir Pleno PPK Hewokloang

Akibatnya banyak TPS yang tidak terdapat saksi partai Perindo. Padahal, partai sudah mengalokasikan anggaran untuk saksi partai.

" Kakak ini saksi partai sudah kami rekrut gilaran minta mandat pak Jan tidak kasih. Akhirnya saksi pulang dengan kecewa dan partai tidak dapat suara," ungkap kedua.

Tak sampai disitu, dalam laporan akhir penerimaan dan penggunaan dana kampanye (LPPDK) Partai Perindo, Jan diduga kuat melakukan pemalsuan tandatangan para Caleg.

Selain itu, salinan LPPDK juga enggan diberikan Jan kepada para Caleg tanpa ada alasan yang jelas.

" Jan ini kami minta hak kami salinan LPPDK Partai Perindo dia tidak mau kasih. Kami telepon, WhatsApp juga tidak ada respon. Padahal salinan LPPDK merupakan hak kami juga.

Perindo Usulkan Angela Herliani Tanoesoedibjo Masuk dalam Jajaran Kementerian Jokowi, Siapa Dia?

Entah apa yang dia takutkan. Karena kesal, kami bawa masalah ini sampai ke polisi," ujar keduanya.

Prilaku buruk Jan Faot sudah disampaikan para kader kepada ketua DPW Perindo NTT, Jonathan Nubatonis. Jonathan sempat berjanji akan memecat Jan usai mendengar keluhan para kader Perindo tersebut.

Namun anehnya, saat melakukan konsolidasi pasca pemilu di TTS, Jonathan justru mengurungkan niatnya untuk memecat Jan Faot.

" Kami kecewa dengan sikap tidak tegas dari pak Jonathan kepada Jan Faot. Oleh sebab itu kami dorong agar DPP bisa mengambil sikap tegas untuk memecat Jan," pinta keduanya.

Jan Faot yang coba dihubungi Pos-Kupang.Com melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp masih enggan memberikan konfirmasi. Pesan WhatsApp dari pos kupang.com hanya dibaca namun tidak balas. Telepon dari pos kupang.com juga dimatikan. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved