Wabup Marianus Ingatkan Agar Anggaran Dimanfaatkan untuk Kepentingan Masyarakat

melakukan pembinaan dan pengendalian program, diseminasi pokok-pokok kebijakan dan review tahapan perencanaan dan penganggaran

Wabup Marianus Ingatkan Agar Anggaran Dimanfaatkan untuk Kepentingan Masyarakat
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja saat membuka kegiatan Rakoor Tim Inovasi Kabupaten I di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Selasa (28/5/2019). 

Wabup Marianus Ingatkan Agar Anggaran Dimanfaatkan untuk Kepentingan Masyarakat

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Perubahan lahir dari berpikir, berkata dan bertindak benar.

Demikianlah prinsip dan nilai yang ditekankan Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja, pada saat membuka Rapat koordinasi I Tim Inovasi Kabupaten Tingkat Kabupaten Nagekeo Tahun 2019 di Aula Hotel Sinar Kasih - Mbay, Selasa (28/5/2019).

Rapat ini bertujuan untuk melakukan pembinaan dan pengendalian program, diseminasi pokok-pokok kebijakan dan review tahapan perencanaan dan penganggaran Tahun 2019.

"Ada satu orang berjalan kaki sepanjang lima kilo. Dibawalah kelapa yang sudah bertunas itu ke tempat yang dia mau tanam. Tunas kelapa yang ditanam itu akhirnya mati karena, untuk membunuh dahaga, si petani membelah dan mengambil air dan kentosnya," ujar Marianus.

Niat dan Doa Salat Tahajud 10 Hari Terakhir Ramadhan, Amalan Sunah Raih Malam Lalilatul Qadar

Anda Ingin Berlayar ke Balikpapan Gunakan Kapal Pelni ? Ini Jadwalnya

Menurut Marianus, yang harus dipetik dari kisah tersebut adalah soal membangun sikap batin yang benar.

"Ruang diberikan untuk kita supaya masyarakat bisa dibantu dengan cara berpikir benar, berkata benar, bertindak benar," tegasnya.

Ia menggaris bawahi bahwa tujuan hanya bisa dicapai jika para pelaku pemberdayaan masyarakat tidak salah orientasi. "

Apa yang saya buat harus sungguh bermanfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa persoalan utama di Nagekeo selama sebelas tahun terakhir adalah pembentukan karakter masyarakat.

Ia berharap agar para pendamping mampu membangun soliditas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Inovator tidak boleh berpikir statis, jika tidak, lebih baik anda keluar dan ganti orang," ujarnya.

Marianus menegaskan agar anggaran betul-betul dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat atau yang disebut sebagai prinsip "value for money".

Hadir saat itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT, Drs.Sinun Petrus Manuk. Ia diundang khusus menjadi pemateri kunci dan Kadis PMD-P3A Nagekeo, Imanuel Ndun.

Sementara peserta yang hadir terdiri dari para perwakilan dari perangkat daerah, camat, pokja P2KTD, LSM, Tenaga Ahli P3MD, TPID Kecamatan, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa dari tujuh kecamatan se-Nagekeo.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved