Lebaran 2019

Lebaran 2019, Polres Ende Insentifkan Keberadaan Satgas Pangan

Polres Ende mengintensifkan keberadaan Satgas Pangan yang telah dibentuk beberapa waktu lalu.

Lebaran 2019, Polres Ende Insentifkan Keberadaan Satgas Pangan
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin 

Lebaran 2019, Polres Ende Insentifkan Keberadaan Satgas Pangan

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE- Polres Ende mengintensifkan keberadaan Satgas Pangan yang telah dibentuk beberapa waktu lalu.

Satgas Pangan Polres Ende bertujuan untuk memastikan keberadaan pangan di pasaran dalam wilayah Kabupaten Ende juga memastikan kondisi harga dalam keadaan stabil juga keberadaan stok di lapangan tanpa ada yang melakukan penimbunan sehingga merugikan warga secara umum.

Kapolres Ende, AKBP Achmad Muzayin mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com,Selasa (28/5/2019) di Ende.

Polres Ende Beri Perhatian Khusus Pada BBM

Kapolres Achmad mengatakan bahwa menjelang hari-hari besar seperti Lebaran dan juga Natal permintaan akan bahan pangan mengalami peningkatan dan dalam kondisi demikian tidak menutup kemungkinan adanya spekulan yang menaikan harga secara sepihak atau melakukan penimbunan atas pangan bahan.

Untuk memastikan bahwa keberadaan pangan di Kabupaten Ende dalam kondisi aman dan stabil maka Polres Ende mengintensifkan keberadaan Satgas Pangan yang sebelumnya telah terbentuk.

“Dari pantuan kami memang pada saat Bulan Puasa Ramadhan terjadi kenaikan harga namun itu khususnya bawang merah dan bawang putih sedangkan pangan yang lain dalam kondisi stabil,”kata Kapolres Achmad.

Polres Ende Gelar Pasukan Operasi Ketupat

Kapolres Achmad mengatakan bahwa selain pangan Polres Ende juga menaruh perhatian khusus untuk keberadaan stok bahan bakar minyak utamanya minyak tanah yang saat ini masih menjadi bahan utama untuk memasak bagi warga di Kabupaten Ende.

“Kita harus pastikan bahwa pasokan minyak tanah dilakukan secara baik mulai dari agen hingga ke pangkalan atau pengecer sehingga tidak ada warga yang merasa dirugikan baik soal harga maupun tingkat ketersediaan,”kata Kapolres Achmad.

Selain itu polisi juga memastikan bahwa keberadaan BBM yang beredar di Kabupaten Ende tidak dibawa lari keluar daerah atau diselundupkan ke wilayah lain karena hal itu masok dalam kategori kejehatan.

Mudik Lebaran 2019, Penumpang Tilong Kabila Mudik Gratis Sudah Berangkat Dari Labuan Bajo

Kapolres Achmad mengatakan baik keberadaan pangan dan juga bahan bakar minyak menjadi atensi khusus dari pimpinan Polri jadi dengan demikian hal itu tentu akan dijalankan oleh anggota polisi di lapangan.

“Sejauh ini memang tidak ditemukan adanya upaya penimbunan atau tindakan lain yang melanggar hukum dan hal itu diharapkan tidak terjadi di masa mendatang,”kata Kapolres Achmad.

Kapolres Achmad mengatakan bahwa keberadaan stok pangan dan BBM bisa saja menimbulkan gejolak sosial di masyarakat apabila stoknya tidak tersedia atau terjadi kelangkaan juga kenaikan harga diluar batas kewajaran. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved