Jadi Buruan Polisi, Pembunuh Berantai Ini Ternyata Sudah Meninggal Dunia

Jadi Buruan Polisi, Pembunuh Berantai Ini Ternyata Sudah Meninggal Dunia

Jadi Buruan Polisi, Pembunuh Berantai Ini Ternyata Sudah Meninggal Dunia
KOMPAS.com/Weibo via SCMP
Zhang Juqian, seorang pembunuh berantai yang menjadi buruan polisi karena membunuh lima orang pada pekan lalu. 

Jadi Buruan Polisi, Pembunuh Berantai Ini Ternyata Sudah Meninggal Dunia

POS-KUPANG.COM | CHANGSHA - Seorang pembunuh berantai di kawasan China pusat yang menjadi buruan polisi karena membunuh lima orang di kampungnya ditemukan meninggal.

Zhang Juqian menjadi sosok paling dicari setelah menjadi pelaku utama kematian tetangganya yang di antaranya adalah keluarga di Dongkou County, Provinsi Hunan.

Fadli Zon Jenguk Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma di Polda Metro Jaya

Satu keluarga itu terdiri dari dua orang tua dan dua bocah masing-masing berusia lima dan tujuh tahun yang terbunuh pada Sabtu pekan lalu (25//5/2019).

Dilaporkan CCTV via SCMP Selasa (28/5/2019), dia juga diduga membunuh seorang warga desa lain empat hari sebelumnya. Insiden itu pun menuai kepanikan.

Kepergian Prabowo ke Luar Negeri Jadi Perhatian Publik, Fadli Zon Mengaku Heran

Warga setempat kepada televisi lokal mengungkapkan bahwa pria berusia 56 tahun itu sering bertengkar dengan para tetangga.

Para tetangga menuturkan Zhang menyimpan dendam dengan keluarga yang dibunuhnya. Kemudian untuk korban satunya, dia juga bermusuhan karena "hal sepele".

Namun setelah dilakukan pencarian, polisi menemukan Zhang sudah tewas dengan jenazahnya berada di desa dekat Wugang pada Selasa siang waktu setempat.

"Ada kemungkinan dia bunuh diri dengan meminum racun karena dia takut jika ditangkap dan mendapat hukuman," demikian keterangan dari media setempat.

Zhang yang dikenal sebagai "buta huruf" pernah menjalani beberapa hukuman penjara untuk kasus seperti pencurian hingga fanatisme berlebihan menurut data resmi pengadilan.

Selain mengerahkan ribuan polisi bersenjata, penegak hukum Dongkou juga menawarkan uang hadiah 20.000 yuan, sekitar Rp 41,7 juta, ketika kasus pertama.

Jumlahnya pun meningkat menjadi 100.000 yuan, atau sekitar Rp 208,6 juta, ketika polisi akhirnya menemukan keluarga yang dibunuhnya pada pekan lalu.

Senin (27/5/2019), polisi Wugang menahan seorang pria bermarga Wu karena menyebarkan rumor kasus bahwa Zhang ternyata membunuh dua orang lainnya.

Dalam keterangan tertulis di Weibo, polisi membantah kabar tersebut dan Wu ditahan selama lima hari dengan tuduhan melanggar ketertiban umum. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jadi Buruan Polisi, Pembunuh Berantai Ini Ternyata Sudah Meninggal",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved