Desa Wederok Terus Perhatikan STBM Gesi Stunting

Pemerintah Desa Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka terus memperhatikan soal penerapan STBM Gesi dan Stunting

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG/TENY JENAHAS
Kepala Desa Wederok, Virgilius Tahu Nahak 

Desa Wederok Terus Perhatikan STBM Gesi Stunting

POS-KUPANG.COM| BETUN--Pemerintah Desa Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka terus memperhatikan soal penerapan STBM Gesi dan Stunting oleh warganya.

Program yang dijalani Plan Internasioal Indonesia dan mitranya Yayasan Pijar Timur Indonesia ini sangat bermanfaatkan bagi masyarakat khususnya di bidang kesehatan masyarakat.

Pemerintah desa memberikan suppor dengan mensosialisasikan secara terus menerus kepada masyarakat serta mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, menyediakan sarana air minum melalui sumur bor sehingga kebutuhan dasar masyarakat akan air minum bersih dapat tercapai.

Enam Pelajar Smater Maumere Belajar Enam Bulan ke Jepang

Hasil Penelitian Puskapol UI: Lebih 40% Caleg Perempuan yang Lolos Terkait Dinasti Politik

Hal itu dikatakan Kepala Desa Wederok, Virgilius Tahu Nahak S.Pd kepada wartawan, Rabu (29/5/2019).

Dikatakannya, Pemerintah Desa Wederok terus memantau masyarakat dalam menerapkan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Gesi dan Stunting.

STBM Gesi Stunting ini merupakan Project Winner untuk mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Malaka yakni pencegahan stunting dan pengembangan sanitasi.

Masyarakat diarahkan untuk menerapkan STBM yang meliputi lima pilar yakni, stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makan yang aman, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Selain itu, masyarakat juga memperhatikan kebersihan lingkungan dan asupan gizi demi mencegah stunting.

Dalam hal kebersihan lingkungan, pemerintah desa sudah menjadwalkan kegiatan kebersihan lingkungan wilayah desa oleh masyarakat secara bergotong royong.

Pengamat Pertahanan dan Intelijen Ungkap Alasan 4 Tokoh Nasional Jadi Sasaran Pembunuhan

VIDEO: Kepoin Mimpi 4.730 Alumni Fakultas Hukum Undana Kupang Untuk Alamamaternya Kampus Merah

Virgilius mengatakan, program STBM Gesi dan Stunting dinilai berhasil ketika ada perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan. Apalagi ada suport dari Pemerintah Kabupaten Malaka lewat program Perang Melawan Sampah yang tujuannya serupa dengan program STBM.

Fasilitator Program dari Yayasan Pijar Timur Indonesia, Sipri Seran mengatakan, pelaksanaan pogram STBM Gesi dan Stunting mengacu pada Permenkes nomor 3 tahun 2014 tentang 5 pilar STBM.

Pelaksanaan program ini berlandaskan kerja sama lintas sektor baik Pemerintah Kabupaten, Yayasan Plan Internasional Indonesia beserta Mitra pelaksana Yayasan Pijar Timur Indonesia.

Pelaksanaan di lapangan melalui roadshow kabupaten, tingkat kecamatan dan sosialisasi di tingkat desa.

Kegiatan roadshow ini sangat perlu dilakukan dalam rangka mengkonsolidasi kekuatan serta sumber daya dan memperkuat pemahaman stakeholder di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved