Sebarkan Ujaran Kebencian dan SARA di Grup WA, Lelaki Kuta Selatan Bali Ini Dibekuk Polisi

HKB ditangkap karena menyebarkan informasi yangn ditujukan untuk menimbulkan kebencian dan permusuhan.

Sebarkan Ujaran Kebencian dan SARA di Grup WA, Lelaki Kuta Selatan Bali Ini Dibekuk Polisi
istimewa
Ilustrasi - Tim Densus 88 Anti Teror menggeledah rumah terduga teroris, MM alias DE di Jalan Ampel Kembang, Surabay, Sabtu (9/12/2017). 

POS-KUPANG.COM | DENPASAR - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Bali menangkap pelaku berinisial HKB (49).

Dirinya diduga melakukan tindak pidana yakni dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) dan.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, pelaku diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis dan makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah.

Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 16 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 107 ayat (1) KUHP.

"Pelaku HKB diamankan di rumahnya Jl. Triyang No. 14, Link. Pengenderan, Desa Kedonganan, Kec. Kuta Selatan, Kab. Badung, Bali, pada Senin (13/5/2019)," ujarnya, Selasa (28/5/2019)

Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah HP merk Samsung Type Galaxy Core 2 Duos warna putih dan Print out hasil screen capture akun WA ( whatsapp) yang berisi tulisan propaganda ujaran kebencian.

"Pelaku mengetik pesan yang isinya memuat ujaran kebencian pada group WA ( whatsapp). Kemudian mengirimkannya ke beberapa group WA lainnya," ujarnya.

Kivlan Zein Jadi Tersangka Makar, Ngaku Jadi Korban Fitnah

Sementara itu, Penyidik Mabes Polri menetapkan status tersangka terhadap mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong dan makar

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved