PNS Ini Terancam 10 Tahun Penjara karena Sebar Video Hoaks Kerusuhan 22 Mei dan Hina Jokowi

Oknum PNS Ini Terancam 10 Tahun Penjara karena Sebar Video Hoaks Kerusuhan 22 Mei dan Hina Jokowi

PNS Ini Terancam 10 Tahun Penjara karena Sebar Video Hoaks Kerusuhan 22 Mei dan Hina Jokowi
KOMPAS.com/ RAJA UMAR
Dir Reskrimsus Polda Aceh Kombes Pol T Saladin dan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono saat menggelar konferensi pers penanganan tersangka PNS yang menyebarkan video hoaks dan ujaran kebencian terhadap Jokowi, Selasa (28/05/2019). 

Oknum PNS Ini Terancam 10 Tahun Penjara karena Sebar Video Hoaks Kerusuhan 22 Mei dan Hina Jokowi

POS-KUPANG.COM | BANDA ACEH - Tim Penyidik Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Aceh telah menetapkan status tersangka terhadap Kasman (44), Pegawai Negeri Sipil ( PNS) Kantor Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, yang terbukti telah menyebarkan video hoaks serta penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tersangka menyebarkan video Presiden yang telah diubah dari bentuk sebelumnya, kemudian ditambahkan music remix dan menuliskan caption di video dengan kata-kata penghinaan terhadap presiden," Kata Kombes Pol Teuku Saladin, Dir Reskrimsus Polda Aceh dalam konferensi pers, Selasa (28/05/2019).

Polisi Periksa Hanum Rais karena Sebarkan Kebohongan Ratna Sarumpaet

Menurut Saladin, tersangka Kasman ditangkap oleh oleh tim Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Aceh pada Minggu (26/05/2019) di rumahnya yang berada di Desa Ladang Neubok, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Dari tangan tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone dan kartu SIM.

Saladin menjelaskan, motif tersangka menyebarkan video hoaks dan provokasi itu adalah untuk merespon kerusuhan 22 - 23 Mei yang berlangsung di Jakarta.

SBY Bersedih, Ibu Ani Meneteskan Air Mata, Dicerca Sakit Jadi Alasan Tidak Ikut Kampanye Pilpres

Dari aksi tersangka tersebut, dapat menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat bedasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

"Tersangka menyebarkan video hoaks penyerangan masjid dan kata-kata menghina Jokowi di akun Facebooknya," kata Saladin.

Akibat perbuatannya Kasman dijerat dengan tindak pidana undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun kurungan penjara, bahkan statusnya sebagai pegawai negeri sipil juga ikut terancam.

"Makanya saya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati menggunakan media sosial," pungkas Saladin. (Kompas.com/Raja Umar)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sebar Video Hoaks Kerusuhan 22 Mei dan Hina Jokowi, PNS Ini Terancam 10 Tahun Penjara",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved