Bersiap Hadapi Invasi China, Jet Tempur Taiwan Latihan Mendarat di Jalan Raya

Militer Taiwan kembali menggelar latihan rutin tahunan untuk simulasi pertahanan dalam menghadapi invasi China.

Bersiap Hadapi Invasi China, Jet Tempur Taiwan Latihan Mendarat di Jalan Raya
REUTERS / TYRONE SIU
Jet tempur Mirage-2000 milik Angkatan Udara Taiwan saat latihan militer di Hsinchu, Januari 2019. Jet tempur Mirage-2000 milik Angkatan Udara Taiwan saat latihan militer di Hsinchu, Januari 2019. 

Bersiap Hadapi Invasi China, Jet Tempur Taiwan Latihan Mendarat di Jalan Raya

POS KUPANG.COM, TAIPEI -- Militer Taiwan kembali menggelar latihan rutin tahunan untuk simulasi pertahanan dalam menghadapi invasi China.

Dalam latihan militer yang digelar Selasa (28/5/2019) tersebut, diperlihatkan bagaimana jet tempur Angkatan Udara Taiwan dapat melakukan pendaratan, pengisian bahan bakar dan persenjataan kembali di jalan raya. Latihan perang tahunan yang disebut dengan "Han Kuang" yang berarti "Kemenangan Han" itu digelar sejak awal pekan ini.

Dengan 23 juta penduduk Taiwan menyaksikan sebagai pengingat akan ancaman nyata yang mereka hadapi. Pada Senin (27/5/2019), jalan-jalan di Taiwan tampak lengang saat dilakukannya latihan rudal di penjuru utara pulau, dengan pesan teks dikirim ke setiap ponsel milik warga dan sirene serangan udara dibunyikan.

Keesokan harinya, sebanyak 1.600 tentara dikerahkan ke wilayah Taiwan tengah untuk melakukan latihan pendaratan pesawat tempur di jalan raya.

Tiga jet tempur, termasuk F-16 dan Mirage, serta sebuah pesawat peringatan dini, E2-K buatan AS, juga melakukan proses pengisian bahan bakar dan pemuatan rudal dan amunisi sebelum kembali diterbangkan.

Taiwan dipastikan bakal kalah dalam segi jumlah pasukan dan daya tembak dalam perang dengan China.

Meski demikian Taipei telah mengembangkan taktik untuk bertahan selama mungkin dan membuat invasi ke pulau itu menjadi sangat mahal bagi Beijing.

"Hanya ada beberapa pangkalan udara militer yang akan menjadi sasaran utama jika terjadi serangan," kata Kolonel Shu Kuo-mao dari Angkatan Udara Taiwan memberi tahu wartawan.

"Latihan jalan raya ini diperlukan karena lintasan jalan raya ini akan menjadi pilihan prioritas kami jika landasan pacu rusak selama perang," tambahnya, dikutip AFP.

Siapa Pun yang Belajar Hukum Terbengong-bengong Baca Materi Gugatan Paslon 02. Begini Tuntutannya

Nama 4 Pejabat yang Jadi Sasaran Pembunuhan, Ada Nama Gories Mere. Ini Lengkap Pejabat itu

EXO di Jakarta , 5 Momen Tak Terlupakan yang Bikin Penggemar Gemas

HEBAT, Pramugari Cantik ini Selamatkan Bayi Penumpang yang Tersedak, Ibu Sang Bayi Sampai Gemetaran

Halaman
12
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved