Pemkab Ende Minta PT Rovin Jaya Hentikan Pembangunan SPBU di Wolowaru

Pihak Pemkab Ende Minta PT Rovin Jaya Hentikan Pembangunan SPBU di Wolowaru

Pemkab Ende Minta PT Rovin Jaya Hentikan Pembangunan SPBU di Wolowaru
POS KUPANG/ROMOALDUS PIUS
Kepala Dinas Penanamam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ende, Kanisius Poto SH, Map 

Pihak Pemkab Ende Minta PT Rovin Jaya Hentikan Pembangunan SPBU di Wolowaru

POS-KUPANG.COM | ENDE - Pemkab Ende meminta kepada PT Rovin Jaya yang berkedudukan di Maumere untuk menghentikan pelaksanaan pembangunan SPBU di Desa Lisedetu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, karena disinyalir belum mengantongi izin prinsip untuk pembangunan SPBU tersebut.

Kepala Dinas Penanamam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ende, Kanisius Poto, SH, Map mengatakan hal itu kepada POS- KUPANG.COM di Ende, Senin (27/5/2019) di Ende.

Bupati Marsel Dimakamkam di Pekuburan Onekore

Kanisius mengatakan bahwa terkait dengan pelaksanaan penghentian SPBU di Kecamatan Wolowaru pihaknya telah menyurati PT Rovin Jaya untuk segera menghentikan pelaksanaan pembangunan SPBU.

Dalam kopian surat yang dikeluarkan Dinas Penanamam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ende menyatakan bahwa menindaklanjuti surat kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Ende, No:DPM PTSP.570/43/II/2019,tanggal:21 Februari 2019,Perihal permohonan pengajuan izin pendirian SPBU satu harga di Kecamatan Wolowaru, maka dengan ini disampaikan bahwa rekomendasi izin prinsip untuk pendirian SPBU di Kecamatan Wolowaru telah diberikan pemerintah Kabupaten Ende kepada PT Ananusa Group dengan Direktur Saudari Noviyanti Angelia Go, SE sesuai surat rekomendasi Bupati Ende Nomor. BU.503/DPMPTSP.14/458/2018, tanggal 31 Oktober 2018.

Penyusun Sambutan Bupati Ende Mengaku Marsel Petu Tidak Pernah Marah

Untuk itu sebelum melakukan kegiatan investasi di daerah, maka pihak investor atau pengusaha wajib melaporkan rencana kegiatan invetasinya untuk mendapatkan rekomendasi izin investasi dari kepala daerah setempat dan selanjutnya pihak investor mengajukan permohonan dokumen perijinan lain yang sesuai dengan jenis usahanya.

Pemerintah Kabupaten Ende akan melakukan kajian tehknis dampak lingkungan serta sosial dan ekonomis terhadap pendirian SPBU atau usaha sejenis di lokasi yang berdekatan dalam satu kecamatan.

Bahwa sesuai pantuan di lapangan, pihak PT Rovin Jaya terus melakukan pembangunan tanpa dilengkapi satu dokumen perijian yang diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Ende,untuk itu dimohon agar untuk segera menghentikan segala kegiatan pembangunan SPBU dimaksud.

Oleh karena itu, kata Kanisius, pihaknya meminta kepada PT Rovin Jaya untuk menghentikan pelaksanaan pembangunan SPBU di Kecamatan Wolowaru karena apabila dipaksakan terus maka akan merugikan yang bersangkutan di masa mendatang.

Menurut Kanisius pihaknya tentu sangat mendukung dan malahan mengharapkan kalau ada invenstor atau pengusaha yang hendak melakukan investasi di Kabupaten Ende namun demikian semua investor harus mematuhi semua regulasi atau aturan yang berlaku.

Surat yang diberikan kepada PT Rovin Jaya juga dikirim kepada Bupati di Ende dan Wakil Bupati Ende di Ende juga Kepala BPH Migas di Jakarta serta Direktorat Pemasaran Ritel PT Pertamina Cq. GM Marketing Operation Region V di Surabaya dan Marketing Branch Manager PT Pertamina NTT di Kupang juga Camat Wolowaru di Wolowaru serta Kepala Desa Lisedetu di Lisedetu, Kecamatan Wolowaru. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved