Pemda TTU Diminta Dapat Merekrut Relawan Penyuluh Sosial Masyarakat

pemerintah Kabupaten TTU dapat melakukan duplikasi terkait dengan program yang sudah dirintis oleh pemerintah pusat

Pemda TTU Diminta Dapat Merekrut Relawan Penyuluh Sosial Masyarakat
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Para relawan penyuluh sosial masyarakat saat sedang melaksanakan praktek sebagai penyulu sosial di Desa Baas, Minggu (26/5/2019). 

Pemda TTU Diminta Dapat Merekrut Relawan Penyuluh Sosial Masyarakat

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Provinsi NTT Robi Ndoen meminta, kepada pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dapat merekrut lagi relawan penyuluh sosial masyarakat.

Pasalnya, Kementrian Sosial RI hanya merekrut relawan penyuluh sosial masyarakat sebanyak 30 orang saja sehingga tidak dapat mengakomodir semua desa yang ada di Kabupaten TTU.

Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten TTU dapat melakukan duplikasi terkait dengan program yang sudah dirintis oleh pemerintah pusat sehingga semua desa yang ada di Kabupaten TTU mendapat relawan penyuluh sosial masyarakat.

"Kami dari pemerintah provinsi meminta supaya apa yang sudah dirintis oleh Kemensos RI ini bisa ditindaklanjuti kedepan, sehingga keberadaan 30 relawan penyuluh sosial masyarakat tidak hanya berada di 30 desa saja," kata Robi kepada Pos Kupang, Minggu (27/5/2019).

SIAMIR SHOW: ICON pelayanan akademik, administrasi dan keuangan berbasis online

Hari Ini, Permadi Diperiksa Lagi atas Kasus Ujaran Kebencian dan Makar, Ini Tanggapan Kuasa Hukumnya

Dijelaskannya, pemerintah Kabupaten TTU dapat menindak lanjuti dengan menggunakan dana APBD I, maupun dana APBD II, supaya semua desa mendapatkan jatah relawan penyuluh sosial masyarakat.

Hal itu, jelas Robi karena banyak sekali desa yang ada di wilayah Kabupaten TTU belum mendapat tenaga relawan penyuluh sosial masyarakat yang direkrut oleh Kemensos RI.

"Kita hanya rekrut 30 orang saja, sehingga hanya tiga puluh desa saja, sementara di Kabupaten TTU ini banyak sekali desa, sehingga harus dapat menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan oleh Kemensos RI," terangnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved