Belum Beroperasi, DPRD TTS Sebut Peresmian RS Pratama Boking Dipaksakan

Belum Beroperasi, DPRD Kabupaten TTS Sebut Peresmian RS Pratama Boking Dipaksakan

Belum Beroperasi, DPRD TTS Sebut Peresmian RS Pratama Boking Dipaksakan
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
RS Pratama Boking 

Belum Beroperasi, DPRD Kabupaten TTS Sebut Peresmian RS Pratama Boking Dipaksakan

POS-KUPANG.COM | SOE - Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten TTS, Religius Usfunan menyoroti keberadaan RS Pratama Boking yang belum beroperasi pasca diresmikan. Ia menilai, peresmian RS Pratama Boking belum lama ini, terburu-buru karena pasca diresmikan ternyata belum beroperasi.

Sebagai wakil rakyat, ia mengaku sangat menyesalkan hal tersebut. Ia menyebut jika peresmian RS Pratama Boking terkesan dipaksakan hanya untuk menjawab program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati TTS.

Pemilu 2019, Bawaslu NTT Periksa Tiga Saksi dari TTS Terkait Masuknya Noni Nope dalam DCT

"Bagaimana ini, habis resmikan justru RS ditutup karena belum beroperasi. Ini membuktikan jika RS Pratama Boking diresmikan tanpa persiapan operasional yang baik. Kalau begini masyarakat yang dirugikan," ungkapnya dengan nada kesal.

Padahal menurut Egi, pada APBD 2019 sudah dialokasikan anggaran guna pengoperasian RS Pratama Boking. Oleh sebab itu, jika usai diresmikan tidak dioperasikan ia sangat menyesalkan hal tersebut.

Ia menduga, salah satu alasan belum dioperasikan RS Pratama Boking karena para pegawai yang dimutasi masih membereskan tanggungjawabnya pada unit kerja yang lama.

Wakil Bupati TTU Apresiasi Kerja Nyata TNI Bangun Pasar Kaubele

Selain itu, belum adanya rumah para medis dan dokter juga menyebabkan para medis dan dokter belum pindah ke RS Pratama Boking guna mengoperasikan RS tersebut.

" Ini saya duga resmikan hanya untuk kejar program 100 hari Bupati dan wakil bupati saja. Karena sebenarnya RS Pratama Boking belum siap dioperasikan namun dipaksa untuk diresmikan," ujarnya.

Terpisah, Plt Direktur UPT RS Pratama Boking, dr. Hardman Sitorus membenarkan jika RS Pratama Boking belum beroperasi pasca diresmikan.

Ia menjelaskan, belum dioperasikannya RS Pratama Boking karena masih menunggu penyelesaian urusan izin operasional.

Ia juga membenarkan jika hingga saat ini, para pegawai dan tenaga medis yang dimutasi ke RS Pratama Boking masih berada di unit kerja yang lama guna menyelesaikan tanggung jawabnya.

Direncanakan RS Pratama Boking akan mulai beroperasi pada Juni mendatang. "Iya, benar memang RS Pratama Boking belum beroperasi. Kita masih mengurus ijin operasionalnya. Saat ini kita masih mengurus nomor pokok wajib pajak (NPWP) di kantor pajak. Usai mengantongi NPWP, barulah surat ijin operasional akan disodorkan kepada Bupati guna ditandatangani. Kita targetkan awla Juni sudah beroperasi," paparnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved