Andreas Hugo Pareira: Marsel Petu Ingin Jadikan Ende Destinasi Wisata Ideologi

ketika mendengar perkataan Marsel Petu saat itu, dirinya tanpa ragu, menjawab bahwa PDIP akan maju bersama Partai Golkar.

Andreas Hugo Pareira: Marsel Petu Ingin Jadikan Ende Destinasi Wisata Ideologi
POS-KUPANG.COM/Ambuga Lamawuran
Andreas Hugo Parera, diabadikan pada Rabu (28/11/2018). 

Andreas Hugo Pareira : Marsel Petu Ingin Jadikan Ende Destinasi Wisata Ideologi

POS-KUPANG.COM|KUPANG - "Saya pernah bertemu dengan Pak Marsel Petu dan saat kami ngobrol, Marsel Petu menyampaikan obsesinya untuk menjadikan Ende sebagai salah satu national heritage dan destinasi wisata ideologi Pancasila. Mengingat di Ende, Bung Karno pernah dibuang oleh pemerintah kolonial Belanda,".

Hal ini disampaikan Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira , Minggu (26/5/2019).

Hugo kembali mengenang dirinya ketika pernah bertemu Bupati Ende Marsel Petu di Kantor DPP PDIP beberapa waktu lalu.

Menurut Hugo, ide itu disampaikan almarhum untuk mengenang selalu perjuangan Bung Karno ketika diasingkan ke Ende dan bertemu, bergaul, berdialog dengan masyarakat, berdiskusi serta berolah pikir dengan para misionaris Katolik yang bekerja di Ende.

"Sehingga Ende merupakan salah satu “stepping stone” lahirnya Pancasila. Di Ende juga Bung Karno mulai menggali dan menemukan ide Ke-bhinekaan untuk philosphi hidup berbangsa dan bernegara, sebagai cikal bakal lahirnya Pancasila," jelas Hugo.

34 Kenshi NTT Terpilih Jadi Atlet Pra PON 2020

Tiga Perairan Ini Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi, Jadi Waspadalah!

Dia mengakui, Bupati Marsel saat pertemuan dengan dirinya, banyak menjelaskan menyangkut paket rencana untuk menjadikan Ende sebagai Kota Pancasila, termasuk rencana beliau untuk membangun patung lambang negara burung Garuda di atas puncak Gunung Meja.

"Pak Marsel juga mengungkapkan tekadnya untuk melakukan upacara dan parade Pancasila secara besar-besaran di setiap tanggal 1 Juni, dan menjadikan itu sebagai agenda nasional yang dilaksanakan di Ende," katanya.

Dia mangatakan, saat itu dirinya menyimak pembicaraan Bupati Marsel dengan kagum, karena pengetahuan dan pemahaman dan upaya pengamalannya terhadap Pancasila, yang mungkin tidak banyak lagi dimiliki oleh banyak orang termasuk oleh pemimpin maupun pejabat-pejabat kita saat ini.

"Di akhir diskusi kami, pak Marsel Petu sambil senyum menyampaikan ke saya: “Pak Andre, baju saya memang kuning, tapi darah saya merah”. Marsel Petu juga menyampaikan ke saya, beliau ingin kembali maju untuk pencalonan bupati periode jabatan 2019-2024, dan secara khusus menyampaikan keinginan untuk didukung oleh PDIP," ujarnya.

Hugo mengatakan, ketika mendengar perkataan Marsel Petu saat itu, dirinya tanpa ragu, menjawab bahwa PDIP akan maju bersama Partai Golkar.

OJK NTT Minta Masyarakat SBD Waspadai Investasi Ilegal

Niat Sholat Idul Fitri 2019! Begini Tata Cara Sholat Idul Fitri Secara Lengkap dengan Bacaan Takbir

"Saya langsung beri jawaban, bahwa PDIP akan maju bersama Golkar dan juga akan menjadi pilar utama pendukung Marsel-Jafar. Kita semua tahu, Marsel-Jafar akhirnya maju lalu terpilih kembali dan baru awal April 2019 dilantik untuk mengemban jabatan bupati/wakil bupati periode 2019-2024," kata Hugo.

Dia mengakui, keterpilihan Marsel-Jafar dengan kemenangan yang cukup telak membuktikan betapa rakyat mencintai bupatinya yang pekerja keras dan penuh dengan ide progresif.

"Ende lima tahun dibawah kepemimpinan Marsel-Jafar telah menorehkan banyak prestasi-prestasi riil, sebagai kabupaten dengan perencanaan pembangunan terbaik tingkat propinsi dan salah satu yg terbaik tingkat nasional. Ende pun telah membuka diri dalam hal jalur transportasi niaga laut maupun udara, sehingga menjadi salah satu pintu gerbang utama transportasi manusia dan barang dari dan ke Flores," ujarnya.

Dia mengakui, Kota Ende dalam beberapa tahun terakhir menjadi lebih sibuk baik siang maupun malam, bahkan Ende telah menjadi kota kecil yang hidup 24 jam. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved