Korut Uji Coba Rudal, Trump Mengaku Masih Percaya dengan Kim Jong Un

Keamanan Korut Uji Coba Rudal, Donald Trump Mengaku Masih percaya dengan Kim Jong Un

Korut Uji Coba Rudal, Trump Mengaku Masih Percaya dengan Kim Jong Un
KOMPAS.com/Twitter/White House
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat mengawali hari kedua KTT di Hanoi, Vietnam, Kamis (28/2/2019). 

Keamanan Korut Uji Coba Rudal, Donald Trump Mengaku Masih percaya dengan Kim Jong Un

POS-KUPANG.COM | TOKYO - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan masih mempunyai "kepercayaan" dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Pernyataan itu tertuang dalam kicauan di Twitternya di tengah kunjungan ke Jepang dalam rangka meningkatkan relasi dengan sekutu terdekatnya di Asia itu.

Dukung Program Jokowi, Kemensos RI Lepas 30 Relawan Penyuluh Sosial Masyarakat di TTU

Dilaporkan AFP Sabtu (25/5/2019), Trump menuturkan dia menerima "sinyal" dari Kim melalui media pemerintah Korut soal mantan Wakil Presiden Joe Biden.

Saat itu, Biden disebut oleh KCNA sebagai sosok yang " dungu" serta "si bodoh yang ber-IQ rendah" karena melontarkan kritikan kepada Kim sebagai diktator dan tiran.

"Korut menembakkan sejumlah senjata kecil yang mengganggu banyak orang. Namun tidak dengan saya," kata Trump merujuk kepada uji coba senjata Korut pada awal Mei ini.

Sosok Bupati Ende Marsel Petu Dimata Bupati Belu

Beberapa jam sebelum Trump mendarat pada Sabtu, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton berkata tidak diragukan lagi uji coba rudal Korut melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Namun Bolton melanjutkan Washington siap untuk melanjutkan negosiasi. Pun dengan Trump yang berkata dia masih percaya bahwa Kim bakal memenuhi janjinya.

"Saya juga tersenyum ketika dia menyebut si Manusia Rawa Biden sebagai pria ber-IQ rendah dan lebih buruk lagi. Mungkin itu sinyal bagi saya?" tanya Trump.

Korut merupakan salah satu agenda utama yang bakal dibahas Trump dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe selama kunjungannya ke Negeri "Sakura" itu.

Pyongyang dilaporkan menembakkan dua rudal jarak pendek pada 9 Mei setelah latihan yang digelar lima hari sebelummya, dan menjadi uji coba pertama dalam 18 bulan terakhir.

Korut tidak lagi melakukan uji coba rudal maupun senjata nuklir sejak November 2017 setelah peluncuran rudal balistik antar-benua (ICBM) Hwasong-15.

Sejak November dua tahun itulah, Kim mulai membuka diri kepada dunia yang ditunjukkan dengan bertemu Trump sebanyak dua kali. Yakni pada 2018 dan 2019 ini. (Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korut Uji Coba Rudal, Trump Mengaku Masih Percaya dengan Kim Jong Un",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved