Berkunjung ke Manggarai, Menristekditi RI Buka Puasa Bersama Uskup San dan Bupati Kamelus

Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof.Haji Mohammad Nasir, PH.D,Ak melakukan kunjungan ke Kabupaten Manggarai

Berkunjung ke Manggarai, Menristekditi RI Buka Puasa Bersama Uskup San dan Bupati Kamelus
POS-KUPANG.COM/ Aris Ninu
Menristekdikti RI saat berkunjung ke Manggarai dan buka puasa bersama di Aula Missio Kampus STKIP Stu. Paulus Ruteng. 

Berkunjung ke Manggarai, Menristekditi RI Buka Puasa Bersama Uskup San dan Bupati Kamelus

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG- Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof.Haji Mohammad Nasir, PH.D,Ak melakukan kunjungan ke Kabupaten Manggarai, Sabtu (25/5/2019)

Dalam kunjungan ke Manggarai yang akan meresmikan STKIP Stu. Paulus Ruteng menjadi universitas bertempat di Aula Misio Kampus STKIP Stu. Paulus Ruteng melakukan buka puasa bersama Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H dan unsur Forkompinda dan Keluarga besar STKIP Stu. Paulus Ruteng dengan tema
“Mempererat Persaudaraan dan kasih dalam bingkai NKRI".

Hadir saat bukan puasa bersama Administrator Keuskupan Ruteng, Mgr. Silvester San, Pr, Wabup Manggarai, Drs. Victor Madur, Sekda Matim, Ir Boni Hasudungan, Sesditjen Kelembagaan Dokter, Agus Indarjo dan pimpinan OPD Manggarai.

Perkiraan Cuaca Aktual Penerbangan di Bandara El Tari Kupang Hari Ini, Minggu 26 Mei 2019

Buka puasa bersama dan makan malam bersama Menristekdikti diiiringi lagu dan tarian dari mahasiswa STKIP Ruteng.

Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H dalam sambutannya pada acara buka puasa bersama menyampaikan selamat datang kepada Menristekdikti RI di Manggarai.

"Sebelumnya kunjungan Menristekditi ada kunjungan Menteri ESDM rupanya bulan puasa ini bukan hanya berkat bagi umat muslim tapi juga berkat bagi kita semua umat kristiani dan umat umat lain karena buka puasa bersama dengan menteri baru kali ini kita rasakan di kabupaten Manggarai. Bapak menteri datang di sebuah Kabupaten yang menurut kementerian Desa masih masuk dalam kabupaten tertinggal. Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi kami datang untuk meresmikan STKIP ini menjadi universitas dan itu semua sebagai pemerintah saya mengucapkan terima kasih banyak. Oleh karena itu apabila dalam pelayanan kami kurang baik dari tempat ini saya menyampaikan permintaan maaf kepada bapak menteri maupun rombongan," kata Bupati Kamelus.

BREAKING NEWS: Pekerja Proyek Kabupaten Manggarai Temukan Jasad Bayi di Selokan,

Administrator Keuskupan Ruteng, Mgr. Silvester San, Pr dalam sambutannya mengatakan, kehadiran Menristekdikti ke Manggarai untuk meresmikan Kampus STKIP Ruteng menjadi Universitas Katolik Indonesia Stu. Paulus Ruteng.

"Kehadiran bapak menteri merupakan keseriusan pemerintah dalam bidang pendidikan. Kita senang dengan perhatian pemerintah di bidang pendidikan karena dengan peresmian kampus ini para imam yang mengelola kampus ini harus bekerja keras guna melahirkan pemimpin pemimpin yang handal dan mampu beradaptasi dengan lingkungan yang ada. Program gerakan memajukan pendidikan yang direncanakan oleh bapak presiden kami sambut dengan baik apalagi dengan meresmikan kampus ini menjadi universitas," ujar Uskup San.

Sementara itu, Menristekdikti, Prof. Haji Mohamad Nasir, Ph.D, Ak dalam sambutannya buka puasa bersama komponen yang ada di Manggarai merupakan wujud dari toleransi bersama. Perbedaan merupakan kekayaan dari bangsa ini yang dirajut empat pilar kebangsaan, Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Sebelum Terkena Serangan Jantung, Bupati Ende Marsel Petu Pesan Dua Hal

"Ini yang membuat kita mengelola bangsa ini bersama sama.Pemilu kita sudah lewat apapun hasilnya itulah demokrasi kita kemarin ada 01, 02 sekarang tidak ada lagi yang ada hanya merajut kebhinekaan.Mempererat persaudaraan dan kasih dalam bingkai NKRI adalah wujud kebersamaan sesama elemen bangsa tanpa membedakan agama, suku, kelompok tetapi semua adalah warga NKRI. Perbedaan adalah kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia jangan sampai setelah pemilu yang dilakukan secara jujur dan adil kita terpecah belah, apapun partainya dan apapun pilihannya kita adalah satu paham dalam bingkai NKRI," ujar Menristekdikti.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved