Wabup SBD: Terbatasnya Penerbangan dan Listrik Hambat Pembangunan Pariwisata Sumba

Kata Wabup SBD: Terbatasnya penerbangan dan Listrik Hambat Pembangunan Pariwisata Sumba

Wabup SBD: Terbatasnya Penerbangan dan Listrik Hambat Pembangunan Pariwisata Sumba
pos kupang.com, petrus piter
Wabub SBD, Drs.Ndara Tanggu Kaha sedang memberikan sambutan pada saat membuka acara pelatihan pemandu wisata sumba di hotel sinar Tambolaka, SBD, Senin (16/7/2018) 

Kata Wabup SBD: Terbatasnya penerbangan dan Listrik Hambat Pembangunan Pariwisata Sumba

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA--Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs.Ndara Tanggu Kaha mengatakan, terbatasnya penerbangan pesawat berbadan lebar ke dan dari Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya, terbatasnya tenaga listrik dan signal komunikasi menghambat pembangunan pariwisata Sumba.

Karena itu, ia berharap adanya kerjasama semua elemen di Pulau Sumba dan juga pemerintah NTT dan semua pihak terkait lainnya demi mempercepat penbangunan pariwisata Sumba.

Ini Tausiyah Ustadz Kasim Saat Bukber Bersama Keluarga Besar Sahid T-More

Demikian disampaikan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs.Ndara Tanggu Kaha dalam sambutannya saat menghadiri acara wisuda 59 wisudawan wisudawati Sumba Hospitality Foundation di sekolah itu di Mananga Aba, Desa Keruni, Kecamatan Loura, SBD, Sabtu (25/5/2019).

Menurutnya, saat ini, pemerintah terus berupaya maksimal membangun sarana dan prasarana demi kelancaran pembangunan pariwisata Sumba.

Anak-Anak Panti Al-Muhtadin Noelbaki Buka Bersama Keluarga Besar Sahid T-More

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Drs.Ndara Tanggu Kaha juga mengatakan, saat ini, sekolah pariwista Sumba berskala internasional berada di Kabupaten Sumba Barat Daya yakni Sumba Hospitality foundation. Melalui sekolah itu, Sumba terkenal di dunia internasional.

Harapan agar sekolah serupa juga dibangun di Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Timur. Hal itu demi melahirkan sumber daya manusia handal dibidang pariwisata sehingga mempercepat pembangunan pariwisata Sumba. Misalnya Sumba Barat membangun sekolah pariwisata dengan jenjang pendidikan D3 dan Sumba Tengah atau Sumba Timur membangun sekolah pariwisata dengan jenjang pendidikan S1.

Sementara itu Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Drs.Paulus SK Limu mengatakan, harus menjadikan pariwisata sebagai leading sektor pembangunan Sumba. Pulau Sumba memiliki kekayaan alam luar biasa bagi pengembangan sektor pertanian dan peternakan.

Baginya hanya melalui kerjasama yang baik seluruh komponen di Pulau Sumba maka daerah ini akan maju, tidak hanya di sektor Pariwisata tetapi juga sektor lainnya.

Sementara itu Mr.Claus Bigh dari Sumba Foundation mengeluhkan beehentinya penerbangan pesawat Garuda ke dan dari Tambolaka menyebabkan turunnya kunjungan wisatawan ke hotel Nihi Watu. Hal itu karena penerbangan garuda memiliki konektivitas dengan penerbangan internasional telah memutuskan berhenti melayani Sumba beberapa bulan silam.

Karena itu, ia meminta managemen garuda indonesia segera membuka kembali penerbangan ke Sumba demi meningkatkan kunjungan wisatawan manca negara ke Pulau Sumba. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, petrus piter)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved