KPU Manggarai Barat Kirim Laporan Dugaan Kasus Suap Kepada KPU NTT

Lembaga KPU Manggarai Barat Kirim Laporan Dugaan Kasus Suap Kepada KPU NTT

KPU Manggarai Barat Kirim Laporan Dugaan Kasus Suap Kepada KPU NTT
POS-KUPANG.COM/Servatinus Mammilianus
Lembar pernyataan sikap KPU Manggarai Barat terkait dugaan suap Ketua KPU. 

Lembaga KPU Manggarai Barat Kirim Laporan Dugaan Kasus Suap Kepada KPU NTT

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Menanggapi kasus dugaan penyuapan yang menimpa Ketua KPU Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Robertus Verdimus Din, KPU setempat mengeluarkan pernyataan sikap yang terdiri dari 6 poin.

Pada Huruf B Poin 4, KPU Mabar menyampaikan bahwa akan mengirim laporan dan rekomendasi terkait masalah itu kepada KPU Provinsi NTT.

BREAKING NEWS: Rumput Kering Terbakar Nyaris Hanguskan Rumah di Oesapa Selatan

"KPU Manggarai Barat akan mengirimkan laporan dan rekomendasi secara tertulis terkait masalah ini berdasarkan kajian internal kepada KPU Provinsi, untuk selanjutnya mengambil langkah-langkah lanjutan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku," bunyi Huruf B Poin 4 pada pernyataan sikap KPU Mabar yang ditandatangani oleh empat orang komisioner.

Keempat komisioner itu, yakni Ponsianus Mato, Heribertus Panis, Krispianus Bheda dan Muhammad Ilham.

Pernyataan sikap itu diperoleh POS-KUPANG.COM di Kantor KPU Mabar, Sabtu (25/5/2019).

Mimpi John F Kennedy Mendaratkan Manusia di Bulan dan Narasi Melawan Komunisme

Pada poin 3 pernyataan sikap itu disampaikan, tidak dapat dihindari bahwa karena jabatan institusional yang melekat pada yang bersangkutan sebagai Ketua KPU Mabar, maka masalah ini kemudian mempengaruhi integritas dan profesionalisme KPU secara institusional, oleh karenanya secara etik kelembagaan KPU Mabar berkewajiban untuk melakukan kontrol dan evaluasi internal.

Salah satu Komisioner KPU Mabar Ponsianus Mato, kepada POS-KUPANG.COM menyampaikan bahwa secara internal KPU Mabar sudah meminta klarifikasi kepada Ketua KPU Mabar.

"Klarifikasi dilakukan dalam rapat pleno yang diselenggarakan pada hari Kamis, 23 Mei 2019 di hadapan empat komisioner. Menurutnya, dia tidak menerima suap," kata Ponsianus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved