Sidang Paripurna Tak Disiarkan Langsung Oleh RPD, DPRD TTS Sebut Langkah Mundur

Lewat RPD masyarakat bisa mengikuti pembahasan dan jalannya sidang di DPRD kabupaten TTS

Sidang Paripurna Tak Disiarkan Langsung Oleh RPD, DPRD TTS Sebut Langkah Mundur
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak suasana sidang paripurna DPRD Kabupaten TTS dengan agenda penyampaian dan pembahasan LKPJ kepala daerah tahun 2018 

Sidang Paripurna Tak Disiarkan Langsung Oleh RPD, DPRD TTS Sebut Langkah Mundur

POS-KUPANG.COM|SOE -- Anggota DPRD Kabupaten TTS mengencam dan menyayangkan sidang paripurna DPRD Kabupaten TTS, Jumat (24/5/2019) dengan agenda Penyerahan dan Pembahasan LKPJ Kepala Daerah Tahun 2018 Tak disiarkan secara langsung oleh Radio Pemerintah Daerah (RPD) Kabupaten TTS.

Hal ini menurut anggota DPRD Kabupaten TTS sebagai suatu langkah mundur karena sudah 10 tahun lamanya sidang paripurna DPRD TTS selalu disiarkan langsung oleh RPD.

Ketua fraksi PKB, Religius Usfunan mengatakan, siaran langsung lewat RPD merupakan media transparansi informasi pemerintah kepada masyarakat.

NaSDEC Lakukan Visibilty Study Kapal RS Terapung di NTT

Mau Cari Handphone Baru Harga Terjangkau? Ini Deretan Handphone Canggih dengan Harga 5 Jutaan

Lewat RPD masyarakat bisa mengikuti pembahasan dan jalannya sidang di DPRD kabupaten TTS. Jika tidak disiarkan seperti saat ini, Religius menyebutnya sebagai pembatasan informasi publik.

"Bagaimana masyarakat bisa tahu dan ikuti pembahasan di sidang paripurna kalau tidak disiarkan secara langsung oleh RPD. Bagaimana pemerintah bisa dikatakan transparan kalau ada upaya pembatasan seperti ini. Oleh sebab itu, saya minta Pak Bupati untuk memberikan klarifikasi terkait persoalan ini," pinta pria yang akrab disapa Egi ini.

NaSDEC Lakukan Visibilty Study Kapal RS Terapung di NTT

Mau Cari Handphone Baru Harga Terjangkau? Ini Deretan Handphone Canggih dengan Harga 5 Jutaan

Senada dengan Egi, anggota DPRD Kabupaten TTS dari Partai Hanura, Marthen Tualaka juga mempertanyakan tidak disiarkannya sidang paripurna DPRD Kabupaten TTS oleh RPD.

Menurutnya hal itu sebagai langkah mundur dalam demokrasi di Kabupaten TTS. Karena sudah 10 tahun Transparasi informasi dan dinamika sidang DPRD TTS selalu disiarkan secara live oleh RPD.

Jaksa Kejari Kabupaten Kupang Belum Bocorkan Nama Calon Tersangka Proyek Pasar Lili

Ambulans Partai Gerindra Penuh dengan Batu saat Aksi 22 Mei, Kok Bisa? Ini Pengakuan Sang Sopir

"RPD wajib menyiarkan sidang paripurna ini, kalau sampai tidak siarkan ini langkah mundur. Bagaimana masyarakat bisa mengetahui dinamika pembahasan sidang paripurna dan aspirasinya diperjuangkan dalam sidang kalau tidak disiarkan lewat RPD. Oleh sebab itu dalam sidang mendatang wajib RPD menyiarkannya secara langsung. Saya minta Bupati TTS tolong klarifikasi apa alasan hingga hari ini tak disiarkan RPD," ujar Marthen dengan nada tegas.

Menyikapi hal tersebut, Bupati TTS Egusem Piether Tahun menyampaikan permohonan maaf karena sidang paripurna tidak disiarkan secara langsung oleh RPD. Hal tersebut disebabkan karena adanya gangguan teknis sehingga perlu diperbaiki.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved