Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Temukan 125 Liter BBM di Perbatasan

Anggota Pos Fatuha Kipur III,Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN menemukan 125 liter bahan bakar minyak (BBM)

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Temukan 125 Liter BBM di Perbatasan
ilustrasi via infopena.com
ILUSTRASI BBM) 

Anggota Satgas Yonmeks 741/GN Temukan 125 Liter BBM di Perbatasan

POS-KUPANG.COM| BETUN--Anggota Pos Fatuha Kipur III,
Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN menemukan 125 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar di perbatasan RI-RDTL.

BBM yang diduga diselundupkan ke negara Timor Leste itu ditemukan prajurit TNI saat kegiatan patroli rutin di areal sektor kiri, tepatnya
di Desa Alas Tengah, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif Mekanis 741/GN, Mayor (Inf) Hendra Saputra,S.Sos.,M.M, M.I.Pol mengatakan hal itu kepada wartawan, Kamis malam (23/5/2019).

Dua bangunan di Gerbang Taman Rekreasi Matawai, Sumba Timur Mubazir, Yuk Simak!

Tahun ini Badan Lingkungan Hidup TTU Lakukan Penanaman Mangrove di Wilayah Utara

Menurut Saputra, personil Pos Fatuha Kipur III sebanyak delapan orang berhasil menggagalkan aksi penyelundupan BBM di wilayah perbatasan di Desa Alas Tengah, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Rabu (22/5/2019).

BARANG BUKTI--Barang bukti berupa BBM jenis bensin dan solar yang digagalkan anggota Pos Fatuha Kipur III, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN
BARANG BUKTI--Barang bukti berupa BBM jenis bensin dan solar yang digagalkan anggota Pos Fatuha Kipur III, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 741/GN (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Danpos Fatuha, Letda (Inf) Muhammad Nur beserta anggota tujuh orang melaksanakan patroli rutin di wilayah perbatasan. Mereka bergerak dari pos ke sektor kiri menuju patok batas. Dalam perjalanan menuju ke patok berikutnya, tiba-tiba patroli dihentikan oleh Danpos Fatuha karena anggota terdepan melaporkan sesuatu yang mecurigakan. Anggota mencium bau bensin yang menyengat.

Atas laporan itu, Danpos memerintahkan para anggota patroli untuk berpencar dan mengadakan pengecekan di sekitar wilayah tersebut yang merupakan hutan pohon jati.

Tanpa membutuhkan waktu lama, anggota patroli berhasil menemukan timbunan batang- batang kayu dan dahan-dahan pohon yang mencurigakan. Setelah dicek ternyata ada 25 jerigen berukuran lima Liter yang disusun rapih dan disembunyikan di tempat yang banyak pepohonan. Dalam jeringen tersebut diketahui BBM jenis solar 30 liter dan bensin 95 liter.

Tahun ini Badan Lingkungan Hidup TTU Lakukan Penanaman Mangrove di Wilayah Utara

Drinase di Jalan Pemuda Matawai Dipenuhi Sampah,

Dansatgas memerintahkan Pasi Intel Satgas, Lettu Czi Sunaryo untuk mengamankan barang bukti di Pos Fatuha sebelum dibawa ke Mako Satgas.

Menurut Saputra, TNI terus berupaya meminimalisir aksi penyelundupan barang di perbatasan dengan menyadarkan masyarakat lewat sosialisasi hukum. Sebab, banyak masyarakat yang belum sadar hukum sehingga masih terjadi aksi penyelundupan. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved