UPKM/CD Bethesda Areal Malaka Laksanakan Bimtek Perencanaan Anggaran Kesehatan Desa

UPKM/CD Bethesda Yakkum Areal Malaka melaksanakan Bimtek Perencanaan Anggaran Kesehatan Desa di Hotel Ramaya Betu, Kabupaten Malaka, Kamis (23/5/2019)

UPKM/CD Bethesda Areal Malaka Laksanakan Bimtek Perencanaan Anggaran Kesehatan Desa
POS-KUPANG.COM/ Teni Jenahas
-Areal Manager UPKMCD Bethesda Yakkum Malaka, Heny Pesik.

UPKM/CD Bethesda Areal Malaka Laksanakan Bimtek Perencanaan Anggaran Kesehatan Desa

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN- UPKM/CD Bethesda Yakkum Areal Malaka melaksanakan Bimtek Perencanaan Anggaran Kesehatan Desa di Hotel Ramaya Betu, Kabupaten Malaka, Kamis (23/5/2019).

Kegiatan ini bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malaka.

Bimtek ini bertujuan untuk mengkaji tentang Permendagri nomor 20 tahun 2018, kajian perubahan RPJMDes dan RKPDes serta menyusun RPJMdes dan RKPDes untuk program kesehatan di desa.

Bulog Ende Siap Terima Beras Mautenda Dan Ekoleta

Hal itu dikatakan Areal Maneger UPKM/CD Bethesda, Heny Pesik kepada Pos Kupang.Com, Kamis (23/5/2019). Menurut Heny, Bimtek ini dapat mengintergrasikan isu Hatra, Stunting, KIA, Sanitasi dan P2P sesuai Permendagri nomor 20 tahun 2018. Dengan demikian, peserta dalam hal ini pemerintah desa dan kader dapat melakukan sinkroniasi antara RPJMD, dengan RPJMDes dan RKPDes.

Target dari bimtek ini adalah peserta memahami Permendagri nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa, mahami tentang metode, teknik dan dokumen yang dibutuhkan dalam menyusun RPJMDes dan RKPDes serta perubahan RPJMDes dan RKPDes. Selain itu, peserta mampu mempraktekkan penyusunan atau review RPJMDes/RKPDes untuk program kesehatan desa.

Sebanyak 3.488 Ekor Sapi Dibantai Di Ende

Menurut Heny, kegiatan berlangsung selama tiga hari yang dimulai Selasa (21/5/2019). Peserta kegiatan Bimtek sebanyak 50 orang yang adalah kepala desa, sekdes, BPD, perwakilan tim kesehatan, perwakilan puskesmas Besikama dan Weliman.

Heny mengharapkan, melalui Bimtek ini peserta dan pemerintah desa mampu menyusun dokumen RPJMDes dan RKPDes lebih visible dengan mengintegrasikan
Hatra, Stunting, KIA, Sanitasi dan P2P. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved