Camat Alak Apresiasi Langkah BPBD Kota Kupang Antisipasi Bencana

Kata Camat Alak Ridhon A Bire Ia Apresiasi Langkah BPBD Kota Kupang Antisipasi Bencana

Camat Alak Apresiasi Langkah BPBD Kota Kupang Antisipasi Bencana
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Plt. BPBD Kota Kupang Ade Manafe saat memberikan materi sosialisasi penyebarluasan informasi potensi bencana di Kantor Camat Alak, Kamis (23/5/2019). 

Kata Camat Alak Ridhon A Bire Ia Apresiasi Langkah BPBD Kota Kupang Antisipasi Bencana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Camat Alak, Ridhon A Bire mengapresiasi langkah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kupang antisipasi bencana di wilayah Kecamatan Alak.

Hal itu disampaikan Ridhon usai mengikuti sosialiasi penyebarluasan informasi potensi bencana di Kecamatan Alak yang diberikan oleh Pihak BPBD dan Pemadam Kebakaran Kota Kupang di Kantor Camat Alak, Kamis (23/5/2019).

Pegadaian Terima Gadai Tenun Ikat, Jumlahnya Capai 500-an Lembar

Ia mengatakan potensi bencana di Alak yaitu abrasi dan longsor di bebrapa titik. "Untuk abrasi sejauh ini belum ada dan sudah ada tanggul di Pantai. Kalau longsor pernah terjadi di bebrapa titik," ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat memang perlu dibekali dengan pengetahuan bagaimana antisipasi bencana. "Kita tau bencana bisa datang kapan saja, kalau kita tidak siap tentu akan makan korban. Setidaknya kalau kita punya pengetahuan yang cukup kita bisa meminimalisir resiko bencana," ungkapnya.

BREAKING NEWS: Kenalan di Facebook, Siswi SMA Kupang Dicabuli Empat Kali di Tengah Hutan

Ia mengatakan, sosialisasi tersebut melibatkan tokoh masyarakat dan para Lurah di Kecamatan Alak. Pantauan POS-KUPANG.COM, para Lurah dan tokoh masyarakat tampak antusias mengikuti sosialiasi tersebut.

Plt. BPBD Kota Kupang, Ade Manafe ditemui POS-KUPANG.COM, di sela kesibukannya membawakan materi, mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Kupang yaitu penyebarluasan informasi potensi bencana di enam kecamatan di Kota Kupang.

"Saat ini kita sudah jalan dua kecamatan, yaitu Oebobo dan Alak. Pada intinya kita sangat berharap dengan sosialisasi ini resiko bencana di Kota Kupang bisa diminimalisir," ungkapnya.

Ia mengatakan sosialisasi tersebut tidak hanya memberikan informasi tetapi juga melatih masyarakat bagaimana tanggap terhadap bencana."Kita beri arahan pengetahuan dasar apa yang harus mereka lakukan ketika bencana. Paling tidak mereka bisa selamat diri mereka sendiri dan orang-orang terdekat mereka," ungkapnya.

Lanjutnya, salah satu hal penting yang harus diperhatikan masyarakat ialah tidak membangun rumah atau tempat usaha yang punya potensi besar terjadinya bencana alam.

"Memang perlu ada rekomendasi dari BPBD ketika masyarakat hendak membangun rumah, jangan sampai di lokasi yang punya potensi besar terjadi bencana. Namun undang-undang itu belum ada, masih wacana, tapi saya kira memang perlu ada rekomendasi dari BPBD," ungkapnya.

Ia menambahkan pihaknya juga senantiasa membangun koordinasi dan komunikasi yang intens dengan berbagai pihak terkait seperti BMKG untuk memantau potensi bencana di wilayah Kota kupang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved