Akademisi Sambut Baik Inovasi Pegadaian Jadikan Tenun Ikat Sebagai Jaminan

Pihak Akademisi Sambut Baik Inovasi Pegadaian Jadikan Tenun Ikat Sebagai Jaminan

Akademisi Sambut Baik Inovasi Pegadaian Jadikan Tenun Ikat Sebagai Jaminan
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Ketua Program Studi (Prodi) Tenun Ikat FST Undana Kupang, Arie Kale Manu, ST., MT saat ditemui POS-KUPANG.COM disela aktivitasnya di Undana Kupang, Kamis (23/5/2019) sore. 

Pihak Akademisi Sambut Baik Inovasi Pegadaian Jadikan Tenun Ikat Sebagai Jaminan

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua Program Studi (Prodi) Tenun Ikat FST Undana Kupang, Arie Kale Manu, ST., MT menyambut baik inovasi Pegadaian yang menjadikan tenun ikat sebagai jaminan, Kamis (23/5/2019).

Ditemui di sela-sela aktivitasnya di kampus tersebut, Arie yang juga dosen di Teknik Arsitek Undana ini sangat mendukung inovasi tersebut.

Ratusan Ton Beras asal Sulsel Masuk Lembata

"Di samping mendukung program pemerintah, inovasi ini juga mendukung nilai budaya dan tentunya mendukung ekonomi masyarakat," katanya.

Dijelaskannya, melalui inovasi tersebut dapat membuat masyarakat lebih menghargai tenun ikat karena tenunnikat akan memiliki nilai ekonomis tinggi sebab bisa digadaikan.

Namun demikian, Arie juga mengemukakan, pihak Pegadaian harus mengakomodir semua tenun ikat di NTT dan memiliki penaksir tenun ikat yang berkompeten.

Jimmi Sianto Minta Pemerintah Perhatikan Usaha Tenun Ikat

"Jadi sama seperti emas yang biasanya digadaikan masyarakat, ada penaksir yang berkompeten untuk memperkirakan kandungan karat dari emas tersebut. Jadi harus ada penaksir yang tahu tentang kualitas kain, warna, motif dari kain tenun. Itu penting sehingga diberikan harga yang pantas," jelasnya.

Jika hal tersebut tidak dilakukan, lanjut Arie, pihaknya mengkhawatirkan akan terjadi kecemburuan sosial karena hanya beberapa tenun ikat yang diakomodir dan harga dari tenun Ikat yang dirasa tidak menguntungkan masyarakat.

Selain itu, Arie juga menjelaskan, jika pengrajin tenun ingin meningkatkan nilai jual dari tenun ikat harus berinovasi baik dari segi bahan dan motif tenun ikat.

Pihaknya saat ini terus mengembangkan dua jenis tenun ikat yakni tenun ikat dengan inovasi terbaru yang memiliki kain halus dan ringan serta tenun ikat tradisional yang cukup berat saat dikenakan.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved