Terkait Penutupan Pulau Komodo, Sarpras di Rinca dan Padar Perlu Dibenahi

dengan harapan bahwa setelah ada penataan atau penutupan sementara maupun penutupan permanen jauh lebih baik

Terkait Penutupan Pulau Komodo, Sarpras di Rinca dan Padar Perlu Dibenahi
pos kupang/robert ropo
Yohanes Rumat 

Terkait Penutupan Pulau Komodo, Sarpras di Pulau  Rinca dan Pulau Padar Perlu Dibenahi

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dan pengelola Taman Nasional Komodo (TNK) diminta membenahi sarana prasarana (sarpras) di Loh Buaya, Pulau Rinca dan Pulau Padar.

Upaya ini perlu,jika benar akan menutup kunjungan ke Loh Liang, Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat.
Permintaan ini disampaikan Anggota DPRD NTT asal Manggarai, Yohanes Rumat,S.E kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (22/5/2019).

Menurut Yohanes, jikalau benar ada penutupan akses kunjungan ke Pulau Komodo, TNK, maka otomatis arua kunjungan perlu dialihkan ke obyek lain di dalam kawasan itu.

"Kalau benar nanti, penutupan kunjungan ke Pulau Komodo dan kunjungan wisatawan dialihkan ke Pulau Rinca dan Pulau Padar seperti disampaikan pak gubernur NTT, maka yang perlu dilakukan adalah pembenahan sarpras di Pulau Rinca dan Pulau Padar," kata Yohanes.

Politisi PKB NTT ini menjelaskan, sarpras yang peelu diperhatikan seperti dermaga untuk kapal pesiar yang berkapasitas ribuan orang turun dari kapal, demikian juga tempat tambatan dari kapal-kapal /perahu berukuran kecil .

Meningkatkan Produksi Padi, Strategi Ini Dilakukan Distan Ende

Satu Orang Kena Tembak, Sejumlah Korban Unjuk Rasa Dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan

"Sistem masuk keluar wisatawan perlu di atur, karena posisi Pulau Rinca berbeda dari Pulau Komodo. Selain itu, sistem pembayaran dan bookingan menuju obyek ini benar-benar diatur dengan baik," jelasnya.

Dikatakan,apabila penutupan itu memenuhi unsur-unsur yang tidak melanggar UU atau peraturan lainnya dan terkoordinasi dengan baik , maka tidak ada alasan untik tidak mendukungnya.

Yohanes yang kembali terpilih menjadi Anggota DPRD NTT Periode 2019-2024 ini mengatakan, perlu ada solusi sehingga wisatawan tetap berkunjung ke TNK.

Keluarga Ahli Waris Tantang Pemkot Buktikan Penyerobotan Lahan Alun ALun Kota Kupang

Penutupan Pulau Komodo, Sarana Prasana di Pulau Rinca dan Padar Pun Perlu Dibenahi, Intip YUK

"Penutupan itu, prinsipnya untuk penataaan, maka sebagai pelaku pariwisata, saya dukung, dengan harapan bahwa setelah ada penataan atau penutupan sementara maupun penutupan permanen jauh lebih baik dari yang sekarang," ujarnya.

Lebih lanjut, Anggota Komisi V DPRD NTT ini mengharapkan, ada penuntasan terhadap kasus pencurian yang memakan korban paling banyak habitat TNK dengan menghindari bangunan atau fasilitas lainnya karena campur tangan manusia.

"Ini agar lebih nampak dari kekuatan alam. Pemprov NTT juga perlu pertimbangkan pemindahan penduduk asli dari Pulau komodo dari berbagai aspek," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved