Sebelum Tewas, Kepada Pembunuhnya Calon Pendeta Sempat Berbisik Jangan Bunuh Aku

Nang, salah satu tersangka pembunuhan MZ, calon pendeta di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), el, mengaku bahwa korban sempat berbisik kepadanya

Sebelum Tewas, Kepada Pembunuhnya Calon Pendeta Sempat Berbisik Jangan Bunuh Aku
KOMPAS.com/AJI YK PUTRA
Dalam rekontruksi tersebut ada 17 adegan yang diperagakan kedua pelaku. 

Sebelum Tewas, Kepada Pembunuhnya Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku"

POS KUPANG.COM, OGAN KOMERING ILIR -- Nang, salah satu tersangka pembunuhan MZ, calon pendeta di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, mengaku bahwa korban sempat berbisik kepadanya agar tidak dibunuh.

"Tolong jangan bunuh aku," ujar Nang menirukan ucapan korban, saat rekonstruksi pembunuhan, Selasa (21/5/2019).

Dalam rekonstruksi, Nang dan tersangka lainnya, Hendrik, memeragakan saat keduanya mengancam MZ dan korban lain, NP, menggunakan pisau dan mencekik serta menyeret korban masuk ke hutan.

Di sinilah, NP diikat sedangkan korban MZ juga diikat dan hendak diperkosa.

TERNYATA Buku Nikah Hilda Vitria dan Kriss Hatta Asli, Ini Respon Billy Syahputra

Kondisi Kritis, Ustaz Arifin Ilham Didampingi Ibunda dan Keluarga Besar

Caci Maki Pendamping Desa, Anggota DPRD Sikka Dipolisikan

Pelanggaran Pemilu Langsung Ditangani Bawaslu Kabupaten/Kota

Tersangka yang sudah sakit hati dan hendak memperkosanya akhirnya mengurungkan niat setelah tahu korban tengah menstruasi.

MZ akhirnya menyingkap penutup muka Nang sehingga wajahnya terlihat.

Panik wajahnya terlihat, tersangka akhirnya mencekik korban hingga tewas.

Setelahnya, tersangka membopong jenazah korban ke dalam area perkebunan sawit serta menyembunyikan barang-barang pribadi dan belanjaan korban.

Diberitakan sebelumnya, MZ ditemukan tewas di areal PT PSM Divisi 3 blok F19 dusun Sungai Baung, Desa Bukti Batu, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI, pada Senin (25/3/2019) lalu.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap dua tersangka pembunuh MZ, Nang dan Hendrik.

Nang mengaku membunuh MZ karena sakit hati terhadap korban.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul  Sebelum Tewas, Calon Pendeta Sempat Berbisik "Jangan Bunuh Aku" kepada Pembunuhnya"

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved