Meningkatkan Produksi Padi, Strategi Ini Dilakukan Distan Ende

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Marianus Alexander mengatakan bahwa salah satu pangan utama adalah beras. Berbagai upaya untuk meningkatkan pr

Meningkatkan Produksi Padi, Strategi Ini Dilakukan Distan Ende
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
MESIN GILING/Bupati Ende, Ir Marsel Petu Meninjau Keberadaan Mesin Giling Padi Di Desa Mautenda, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM,ENDE— Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Marianus Alexander mengatakan bahwa salah satu pangan utama adalah beras. Berbagai upaya untuk meningkatkan produksi beras baik dari aspek budidaya maupun panen dan pasca panen akan terus dilakukan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Ir Marianus Alexander mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Rabu (22/5/2019) di Ende.

Dikatakan pada proses budidaya peningkatan produksi padi dilakukan antara lain pengadaan benih unggul bermutu dan penggunaan pupuk berimbang dan dari aspek panen penggunaan alat panen seperti mesin pemotong padi atau yang dikenal dengan nama combine harvester yang bertujuan untuk mengurangi kehilangan hasil panen akibat tercecer baik pada saat panen maupun pasca panen.

Striker Persib Bandung Dipanggil Timnas Turkmenistan, Ini Sikap Artur Demi Maung Bandung

Sedangkan cara agar produk beras daerah bisa dikenal oleh konsumen maka proses lebelisasi beras perlu dilakukan.

Pada tahun 2018 lalu Pemda Ende melalui Dinas Pertanian mengadakan 2 unit mesin giling padi type 2 phase yang dialokasikan di Desa Wologai, Kecamatan Detusoko dan 1 unit di Desa Mautenda, Kecamatan Wewaria.

Kiper Maung Bandung Persib Tak Kebobolan vs Persipura, Ternyata Banjir Kritikan Bobotoh, Intip YUK

Marianus berharap dengan keberadaan kedua unit mesin penggiling padi tyipe 2 phase tersebut bisa membantu para petani untuk mendapatkan beras yang lebih berkualitas sehingga bisa dengan lebih mudah dipasarkan.

Macan Kemayoran Persija Tak Mudah Mempertahankan Gelar Liga 1 Musim 2019, Ini Alasannya

Mesin giling yang ada ujar Marianus bukan mesin giling biasa yang selama ini sudah ada namun mesin giling yang lebih moderen karena proses pengggilingan berasnya lebih bersih tanpa ada gabah yang tersisa juga beras yang dihasilkan warnanya lebih putih begitupun dengan dedak juga lebih halus sehingga bisa dipergunakan sebagai pakan ternak seperti babi ataupun ayam.  (*)

Intip YUK, Persebaya Gagal Meraih Poin Penuh Pasca Ditahan Imbang Kalteng Putra di Surabaya

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved