Keluarga Ahli Waris Tantang Pemkot Buktikan Penyerobotan Lahan Alun ALun Kota Kupang

Pemerintah Kota Kupang melaporkan pihak Hasmin Arkiang cs ke Polsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota atas dugaan penyerobotan tanah

Keluarga Ahli Waris Tantang Pemkot Buktikan Penyerobotan Lahan Alun ALun Kota Kupang
POS KUPANG/RYAN NONG
Lokasi Lapangan Bakal Alun Alun Kota Kupang di depan Polsek Kelapa Lima Kecamatan Oebobo Kota Kupang. 

 Keluarga Ahli Waris Tantang Pemkot Kupang Buktikan Penyerobotan Lahan Alun ALun Kota

POS-KUPANG.COM | KUPANG –- Keluarga ahli waris pemilik tanah Tomboy menantang pihak Pemerintah Kota Kupang untuk membuktikan penyerobotan lahan bakal Alun Alun Kota Kupang (Lapangan Teluk Kupang) yang dituduhkan kepada pihak keluarga sesusi dengan laporan polisi yang mereka buat di Polsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota pada Senin (20/5/2019) petang.

Hal ini diungkapkan oleh keluarga ahli waris yang dilaporkan, Hasmin Ariang kepada POS-KUPANG.COM pada Selasa (21/5/2019).

Pemerintah Kota Kupang melaporkan pihak Hasmin Arkiang cs ke Polsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota atas dugaan penyerobotan tanah Alun Alun Kota Kupang (Lapangan Teluk Kupang) yang berada di depan Polsek Kelapa Lima Kota Kupang.

6 Orang Diamankan, Polisi: Kericuhan di Depan Kantor Bawaslu Ulah Provokator

Polda Metro Jaya Minta Masyarakat Tetap Tenang, Polisi dan TNI Patroli Jamin Keamanan Warga

Laporan ini dilakukan oleh Novan Erwin Manafe SH selaku kuasa hukum Pemerintah Kota Kupang.

Hasmin menyatakan bahwa tidak benar apa yang dituduhkan pihak Pemerintah Kota Kupang kepada mereka selaku keluarga atau ahli waris dari almarhum Leonard Tomboy yang merupakan pemilik sah dari tanah tersebut.

Pasalnya, tanah tersebut merupakan tanah milik keluarga Tomboy yang terdaftar dengan bukti-bukti yang lengkap.

“Ini bukan penyerobotan, kita pemilik tanah kok bagaimana kita menyerobot?” ungkap Hasmin retoris.
Masalah penyerobotan, lanjut Hasmin sebenarnya tidaklah demikian.

Ia menjelaskan asal muasal tanah tersebut sebagai tanah keluarga Tomboy yang didaftarakan sesuai dengan Undang Undang 56 tahun 1960.

Anda Ingin ke Ambon Gunakan Kapal Pelni ? Begini Jadwalnya

Bagi Pengidap Insomia, 5 Trik Praktis Ini Membantu Anda untuk Tidur Pulas, Wajib Kepo!

“Di dalam Undang-Undang nomor 56 tahun 1960 itu jelas, minta supaya semua tua adat-tua suku yang punya tanah harus daftar, makanya kami sebagai kaluarga Tomboy sudah mendaftarkan, sehinggga tanah Tomboy ini tanah terdaftar, bukan tanah liar,” urainya.

Halaman
123
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved