Diancam Akan Dibunuh, Mahasiswi di TTU Ini Adukan Supir Angkot ke Polisi

Salah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi ternama di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melaporkan seorang supir angkot ke Mapolres TTU

Diancam Akan Dibunuh, Mahasiswi di TTU Ini Adukan Supir Angkot ke Polisi
POS-KUPANG.COM/ Thomas Mbenu Nulangi
SH, salah seorang mahasiswi saat melaporkan kasus dugaan pengancaman di Mapolres TTU, Selasa (2152019). 

Diancam Akan Dibunuh, Mahasiswi di TTU Ini Adukan Supir Angkot ke Polisi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Salah seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi ternama di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melaporkan salah seorang supir angkot ke Mapolres setempat.

Mahasiswi yang diketahui berinisial SH tersebut melaporkan sang supir berinisial VSL ke polisi karena sang supir mengancam akan membunuhnya.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, pada, Selasa (21/5/2019) sekira pukul 11.10 wita, VSL mendatangi SH yang pada saat itu berada di sekitaran kampus.

PT. Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Bagi Sembako untuk Anak Panti Asuhan

Entah apa yang ada di dalam pikirannya, VSL yang merupakan warga Dalahi, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, TTU, kemudian menarik paksa tangan korban sambil mengancam akan membunuhnya.

Tidak terima dengan perilaku sang supir, mahasiswi yang berasal dari Dusun Umatoos, RT/RW 001/001, Kelurahan Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Belu itu bersama beberapa temannya langsung melaporkan masalah tersebut ke Mapolres TTU.

Mereka melaporkan dugaan pengancaman tersebut kepada pihak kepolisian setempat karena takut akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sekira pukul 12:30 Wita korban bersama dengan teman-temannya melaporkan sang supir yang diduga melakukan pengancaman tersebut ke ruang SPKT Polres TTU.

Terpisah, Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto membenarkan adanya laporan polisi berkaitan dengan dugaan pengancaman tersebut.

Wabup Minta Aset Kabupaten Kupang di Kota Kupang Didata Kembali

Saat ini, kata Krisna, pihaknya sementara melakukan penyelidikan berkaitan dengan kasus dugaan pengancaman tersebut.

"Iya benar ada, pengaduan sudah kita terima, dan sementara kita lakukan penyelidikan," ungkapnya singkat. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved