Bupati TTS, Egusem Piether Tahun : Penegak Hukum Dalami Kerusakan Bangunan RS Pratama Boking

Ia menyebut hal tersebut sebagai luka lama dan dirinya tak ingin mengungkitnya lagi.

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun : Penegak Hukum Dalami Kerusakan Bangunan RS Pratama Boking
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak sisi kiri bangunan RS Pratama Boking dalam keadaan rusak 

Bupati TTS, Egusem Piether Tahun : Penegak Hukum Dalami Kerusakan Bangunan RS Pratama Boking

POS-KUPANG.COM|SOE -- Bupati TTS, Egusem Piether Tahun enggan mengungkit terkait masalah kerusakan empat ruangan RS Pratama Boking.

Ia menyebut hal tersebut sebagai luka lama dan dirinya tak ingin mengungkitnya lagi.

Dirinya ingin fokus memperbaiki kerusakan yang ada dan menata RS Pratama Boking sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa maksimal.

Hal ini diungkapkan Bupati Tahun saat ditemui pos Kupang usai acara peresmian RS Pratama Boking, Selasa (21/2019) sore. Namun dirinya mempersilakan jika ada penegakan hukum yang ingin mengusuk masalah tersebut.

Kabar Gembira, 3 Hari Lagi THR PNS Kemenag Cair, Segini Besaran Sesungguhnya

Jack Ma, Orang Terkaya Ini Minta Karyawan Lakukan Hubungan Suami Istri 6 Kali Dalam 6 Hari Kerja

" Tadi Pak Kejari bilang mau lihat-lihat bangunan RS Pratama Boking yang rusak saya persilahkan. Ada informasi juga bilang dari pihak kepolisian juga sudah melihat persoalan tersebut. Saya persilahkan jika ada penegak hukum yang ingin melihat persoalan ini, tetapi fokus Pemda adalah memperbaiki bangunan yang rusak dan melengkapi apa-apa yang masih kurang di RS Pratama Boking sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap maksimal," ungkap Bupati Tahun

Untuk diketahui, sejak awal tahun 2019, empat ruangan RS Pratama Boking sudah mengalami kerusakan retak-retak bahkan ada bagian yang sebagian temboknya rubuh.

Selain tembok, bangunan drainase dan sebuah bak yang berada di sisi kiri bangunan RS sudah rubuh diduga akibat pergerakan tanah.

Pasalnya, bangunan RS Pratama Boking dibangun di atas tanah urukan sehingga labil terjadinya pergerakan tanah.

Live: Situasi Memanas, Terjadi Gesekan Pengunjuk Rasa dan Aparat di Bawaslu

BREAKING NEWS: Ricuh Terjadi di Depan Kantor Bawaslu, Polisi Bubarkan Massa Aksi yang Bertahan

Untuk memperbaiki empat ruangan RS yang rusak dan dibangun tembok/bronjong penahan untuk mencegah terjadinya longsor atau pergerakan tanah di sekitar bangunan RS, dibutuhkan anggaran sekitar 2 miliar.

Oleh sebab itu, Bupati Tahun sudah memerintahkan Kepala Dinas PRKP untuk menghitung rincian item pekerjaan dan anggarannya. Jika tersedia anggaran maka dalam perubahan APBD akan dianggarkan untuk dibangun.

" Saya dapat laporan dari ibu Kadis Kesehatan butuh anggaran sekitar 2 miliar, tetapi saya minta Kadis PRKP untuk hitung rincian pekerjaan dan anggarannya. Kalau ada uang maka perubahan akan mulai kita kerja. Kalau anggaran dan waktunya tidak cukup maka untuk penahan longsor dan pergerakan tanah kita bangun bronjong mengitari sisi kiri, belakang dan depan RS," Jelasnya.

Ketika ditanyakan terkait jumlah dokter yang masih kurang di RS Pratama Boking, Bupati Tahun tak menampiknya.

Sebelum Tewas, Kepada Pembunuhnya Calon Pendeta Sempat Berbisik Jangan Bunuh Aku

Sebelum Tewas, Kepada Pembunuhnya Calon Pendeta Sempat Berbisik Jangan Bunuh Aku

Ia mengatakan, saat ini ada dua dokter umum dan satu dokter gigi yang akan bertugas di RS Pratama Boking. Untuk menambah jumlah dokter di RS Pratama Boking maka pemerintah akan melakukan perekrutan tenaga dokter lewat jalur PTT.

" Saya sudah minta ibu Kadis Kesehatan dan Pak Sekda percepatan perekrutan dokter PTT," pungkasnya. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved