Wiranto Unkpa Ada Rencana Menduduki KPU, Bawaslu, DPR, Istana

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, ada rencana inskonstitusional dalam agenda demo pada Rabu (22/5/2019) besok.

Wiranto Unkpa Ada Rencana Menduduki KPU, Bawaslu, DPR, Istana
KOMPAS.com/Devina Halim
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (27/8/2018). 

Wiranto Unkpa Ada Rencana Menduduki KPU, Bawaslu, DPR, Istana

POS KUPANG.COM, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, ada rencana inskonstitusional dalam agenda demo pada Rabu (22/5/2019) besok.

Demo tersebut untuk menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019 yang dilakukan KPU.

Wiranto mengatakan, dalam demo besar-besaran di Jakarta tersebut, rencananya massa akan mengepung kantor KPU, Bawaslu, DPR, hingga Istana.

Pihak pendemo mengundang warga dari luar Jakarta untuk datang ke Ibu Kota. Masalahnya, kata dia, ada rencana untuk menduduki kantor-kantor tersebut.

AS dan Iran Siap Berperang, Begini Perbandingan Militer 2 Negara

KEJAM, Usai Diperkosa Beramai-ramai, Wanita ini Juga Disiram Cairan Asam dan Rambutnta Dipotong

Tolak Pengumuman KPU, BPN Prabowo-Sandiaga Akan Ajukan Gugatan Sengketa Hasil Pilpres ke MK

"Itu tindakan keliru, tidak dibenarkan. Tindakan yang akan melawan hukum dan tidak akan didukung masyarakat banyak. Itu adalah kejahatan serius yang mengancam kedaulatan negara," kata Wiranto saat jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Wiranto menegaskan, siapapun yang menduduki kantor lembaga harus bertanggungjawab secara hukum.

"Siapapun yang melakukan itu harus bertanggungjawab dan akan mendapatkan hukuman yang cukup berat," kata Wiranto.

Zulkifli Hasan Pastikan PAN Terima Kemenangan Pasangan Jokowi-Maruf dalam Pilpres 2019

Setelah Wamil, Lee Min Ho Akan Main Drama The King, Kim Go Eun Bakal Jadi Lawan Mainnya

KPU menetapkan rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional untuk pilpres 2019 dalam sidang pleno pada Selaea (21/5/2019) dini hari.

Hasilnya, pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang atas paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jumlah perolehan suara Jokowi-Ma'ruf mencapai 85.607.362 atau 55,50 persen. Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 atau 44,50 persen.

Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen.*

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wiranto: Ada Rencana Menduduki KPU, Bawaslu, DPR, Istana"

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved