TNI dan Polri Selidiki Kasus Penyelundupan Senjata, Mayjen (Purn) S dan Praka BP Ditahan

Pihak TNI dan Polri Selidiki Kasus Penyelundupan Senjata, Mayjen (Purn) S dan Praka BP Ditahan

TNI dan Polri Selidiki Kasus Penyelundupan Senjata, Mayjen (Purn) S dan Praka BP Ditahan
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal Sisriadi saat mengunjungi Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (12/2/2019). 

Pihak TNI dan Polri Selidiki Kasus Penyelundupan Senjata, Mayjen (Purn) S dan Praka BP Ditahan

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - TNI dan Polri melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penyelundupan senjata api tekait aksi unjuk rasa 22 Mei 2019, menyikapi hasil rekapitulasi KPU dalam suara Pilpres 2019. Dua orang sudah ditahan, yakni Mayjen (Purn) S dan Praka BP.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Sisriadi dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Kapolri Tetapkan Siaga 1 di Internal Kepolisian, Kasatker Wajib Laporkan Situasi Lapangan

Mayjen Sisriadi mengatakan, pada Senin (20/5/2019) malam, penyidik dari Mabes Polri dan POM TNI telah melakukan penyidikan terhadap oknum yang diduga sebagai pelaku.

Penyidikan dilakukan di Markas Puspom TNI, Cilangkap. "Hal ini dilakukan karena salah satu oknum yang diduga pelaku berstatus sipil (Mayjen Purn S), sedangkan satu oknum lainnya berstatus militer (Praka BP)," kata Sisriadi.

Tanggapi Pengumuman KPU, Prabowo: Pasangan 02 Akan Lakukan Upaya Hukum Sesuai Konstitusi

Saat ini, kata Sisriadi, Mayjen (Purn) S menjadi tahanan Mabes Polri dan dititipkan di Rumah Tahanan Militer Guntur.

Sedangkan Praka BP menjadi tahanan TNI di Rumah Tahanan Militer Guntur. (Kompas.com/Sandro Gatra)

Moeldoko Sebut Penyelundupan Senjata untuk Aksi 22 Mei Dapat Digagalkan

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldokomenganjurkan, masyarakat tidak datang pada unjuk rasa di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Mei 2019.

Menurut Moeldoko, pemerintah banyak mendapatkan informasi mengenai potensi terjadinya gangguan keamanan pada tanggal tersebut.

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved