Sedih, Siswa SMPN 3 Waigete Sikka Ujian di Tenda Darurat

Sedih, Siswa SMPN 3 Waigete Kabupaten Sikka, Provinsi NTT Ujian di Tenda Darurat

Sedih, Siswa SMPN 3 Waigete Sikka Ujian di Tenda Darurat
Kompas. com/NANSIANUS TARIS
Bangunan SMPN 3 Waigete yang ambruk diterjang angin awal Maret lalu, Sabtu (23/3/2019). 

Sedih, Siswa SMPN 3 Waigete Kabupaten Sikka, Provinsi NTT Ujian di Tenda Darurat

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Siswa dan siswi SMPN 3 Waigete, Desa Watu Diran, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Flores, NTT, terpaksa mengikuti ujian kenaikan kelas di tenda darurat, Senin (20/5/2019).

Hal ini lantaran 2 unit ruang kelas darurat di sekolah tersebut ambruk diterpa angin kencang pada awal Maret lalu. Hingga saat ini pun, bangunan darurat yang ambruk itu belum diperbaiki Pemerintah Kabupaten Sikka.

Prabowo Bakal Jadi Penjamin untuk Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Lieus Sungkharisma

"2 kelas ujian di tenda darurat. Kelas 7A dan 7B. Tenda darurat ini sumbangan dari Kodim 1603 Sikka. Tendanya dipasang sejak tanggal 3 Mei. Tujuannya agar anak-anak bisa belajar dan tidak ujian di bawah pohon," kata Kepala SMPN 3 Waigete Aleksius Susar kepada Kompas.com, Senin.

Ia mengungkapkan, SMPN Waigete tidak hanya mengalami keterbatasan ruangan kelas, tetapi juga banyak fasilitas lain.

Kalteng Putra Andalkan Barisan Mantan Pemain Bajol Ijo vs Persebaya Surabaya

"Kita bisa lihat sendiri, anak-anak ini ujian tanpa meja. Mereka kerja soal ujian dengan menaruh kertas di paha. Yang ada sekarang ini kursi plastik saja. Yang lain sama sekali belum ada," ungkap Aleks.

Ia menuturkan, ujian kenaikan kelas itu akan berlangsung selama 1 minggu, dan sampai selesai anak-anak mengikuti ujian di tenda darurat.

"Kalau tidak ada tenda darurat ini, ya kami tidak tahu anak-anak mau ujian di mana. Terpaksa di bawah pohon saja," tutur dia.

Terkait keterbatasan ruang kelas, Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Sikka sudah datang meninjau lokasi untuk pembangunan gedung sekolah di tahun 2019.

"Pak Plt Kadis PKO Sikka sudah datang survei lokasi di sini. Mereka sudah datang cek apakah tanah yang mau bangun gedung sekolah sudah aman atau belum. Hasilnya, semua aman. Dan tahun ini informasinya 3 ruang kelas akan dibangun di sekolah ini. Harapannya itu bisa terealisasi," ujar dia.

Aleks menambahkan, pasca-SMPN 3 Waigete ramai diberitakan media massa di Sikka, banyak pihak yang menunjukkan kepedulian bagi kondisi pendididikan di sekolahnya.

"Setelah ada berita beredar di media, Kodim 1603 langsung datang bawa bantuan berupa tenda. Ada dari Jakarta yang kirim kami kapur tulis. Ada pula yang mau sumbang buku. Mereka mengetahui kondisi sekolah ini di banyak media," tambah Aleks.

Sementara itu, salah seorang siswi kelas 7 SMPN 3 Waigete, Maria Trisilia (15) mengaku tidak nyaman ujian di tenda darurat tersebut. (Kompas.com/Nansianus Taris)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Bapak Jokowi, Tolong Bantu Sekolah Kami"",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved