Bupati Mabar Agustinus: Pesawat Badan Besar Sudah Bisa Mendarat di Bandara Komodo

Bupati Manggarai Barat (Mabar) Agustinus Ch Dula, menyampaikan bahwa saat ini pesawat berbadan besar sudah bisa mendarat di Bandara Komodo Labuan Bajo

Bupati Mabar Agustinus: Pesawat Badan Besar Sudah Bisa Mendarat di Bandara Komodo
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.
Bupati Mabar Agustinus Ch Dula saat menerima kedatangan jajaran pimpinan Pos Kupang. 

 Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Bupati Manggarai Barat (Mabar) Agustinus Ch Dula, menyampaikan bahwa saat ini pesawat berbadan besar sudah bisa mendarat di Bandara Komodo Labuan Bajo.

Namun pembenahan dan beberapa pekerjaan lainnya tetap terus dilakukan untuk memenuhi persyaratan pendaratan pesawat berbadan besar.

Bupati Agustinus menyampaikan itu saat menerima kedatangan jajaran Pimpinan Pos Kupang Kelompok Kompas Gramedia (KKG), Selasa (21/5/2019) di ruangan kerjanya.

"Pesawat badan besar sudah bisa turun tetapai tetap persyaratan lain dikerjakan, termasuk landasan pacu. Sebentar lagi ada pesawat rute Labuan Bajo - Makassar. Juga Air Asia untuk melayani wisatawan manca negara lewat Denpasar," kata Agustinus.

BREAKING NEWS: Gunakan Bom Ikan, Warga Kabupaten Kupang Ditahan Polisi

Beberapa jajaran pimpinan Pos Kupang saat itu, yakni Wakil Pimpinan Umum PT Timor Media Grafika Ciptyantoro, Pemred Pos Kupang Hasyim Ashhari, Pimpinan Perusahaan Erniwaty Madjaga, Manajer promosi Aji Baskoro dan Kepala Biro Ruteng Aris Ninu.

Bupati Agustinus saat itu menjelaskan, Pemda Mabar saat ini juga sedang menata sejumlah obyek wisata yang ada di desa-desa.

Terkait destinasi utama yakni Taman Nasional Komodo (TNK), disampaikannya bahwa jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Saat ini sudah 400 ribu wisatawan yang berkunjung ke Flores Barat itu, diperkirakan hingga akhir tahun 2019 jumlah kunjungan mencapai 500 ribu.

Bupati Agustinus juga menyampaikan tentang rencana Gubernur NTT untuk menutup kunjungan ke Pulau Komodo.

Penutupan itu kata dia agar pembenahan dan penataan bisa dilakukan secara baik.
Dia juga menjelaskan tentang kuota atau jumlah kunjungan ke TNK yang akan diatur.
"Nantinya kunjungan ke TNK harus mengantri. Antri di Labuan Bajo setelah membeli karcis kunjungan," kata Agustinus.

Spot-spot kunjungan yang baru kata dia selalu ditemukan sehingga wisatawan bisa memilih banyak alternatif.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved