Ratusan Peserta Ikut BUMdes, Ini Kata Kepala OJK

OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Sosialisasi Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDdes) Provinsi Nusa Tenggara Timur di Aula lantai V Kantor

Ratusan Peserta Ikut BUMdes, Ini Kata Kepala OJK
Pos Kupang. Com/Yen
SOSIALISASI PENGUATAN -- sosialisasi Penguatan BUMdes Provinsi NTT, di Aula Kantor Gubernur NTT, Senin (20/5/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- OJK Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Sosialisasi Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDdes) Provinsi Nusa Tenggara Timur di Aula lantai V Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur, Senin (20/5/2019).

Turut hadir dalam acara sosialisasi ini, Asisten II Bidang Ekonomi Sekda Provinsi NTT, Ir Semuel Rebo, Direktur Pengembangan Usaha Ekonomi Desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Sari Artha Uli Aritonang, Advisor Strategi akomite Departemen Hubungan Masyarakat dan Manajemen Strategis OJK, Achmad Buchori, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Provinsi NTT, Pieter Manuk,

BREAKING NEWS- Presiden Jokowi Tiba di Bandara El Tari Ganti Pesawat Terbang ke Belu

Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan aprovinsi NTT, J Dwi Putranto, Ketua Aliansi Akademisi Desa NTT sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Nusa cendana Kupang, Joice M Rafael, Pimpinan PT BNI KC Kupang dalam hal ini diwakili oleh Yoshi Nangi, Pimpinan PT Panada Indonesia, dalam hal ini diwakili oleh Andre.

Kepala OJK NTT, Robert Sianipar dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari arah kebijakan OJK dalam mendorong peran sektor jasa keuangan dalam percepatan pembangunan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan mulai dari wilayah perdesaan.

Hal tersebut, dikatakannya, sejalan dengan nawa cita pemerintah Republik Indonesia yang memiliki misi membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

  In Penyebab Pemain Maung Bandung Persib Mendominasi Perolehan Kartu Kuning Sementara Liga 1 2019 

"Namun kita patut mengapresiasi langkah kebijakan pemerintah pusat yang terus berkomitmen untuk memajukan perdesaan desa yang kaya akan potensi baik dari sisi sumber daya alam, sumber daya manusia dan wilayah, saat ini didukung oleh pemerintah melalui Alokasi Dana Desa.

Ia menjelaskan potensi yang sangat besar tersebut merupakan kekuatan bagi desa untuk melangkah lebih maju lagi, menata ekonominya menuju masyarakat yang sejahtera.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa pasal 1 ayat 6 menjelaskan bahwa BUMdes adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa, yang dipisahkan guna mengelola aset jasa pelayanan dan usaha lainnya untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa.

Dari pengertian tersebut, lanjutnya, BUMdes dinilai memiliki potensi dalam pengembangan usaha di desa. Pendirian BUMdes dimaksudkan untuk menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan atau pelayanan umum yang dikelola oleh desa dan atau kerjasama antar desa.

Adapun pendirian BUMdes, disebutkannya, antara lain berasal dari alokasi dana desa, APBD Kabupaten, pinjaman pihak ketiga dan tabungan atau sumbangan masyarakat.

Ia mengatakan sebagai lembaga yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa keberadaan BUMdes sangat strategis dalam percepatan pembangunan ekonomi masyarakat desa.

"Oleh karena itu pemerintah terus berupaya untuk mendorong semua desa di NTT untuk memiliki BUMdes dalam menunjang pembangunan desa," ujarnya.
Sosialisasi ini diikuti 200 peserta dari kabupaten/kota yang ada di NTT. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved